Menghadang Beban Urbanisasi, Integrasi Pekansikawan Harus Segera Dieksekusi
- 17 Mei 2026 09:45 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Lonjakan populasi dan tekanan urbanisasi yang kian membebani tata kota di Provinsi Riau menuntut adanya terobosan radikal dalam manajemen wilayah. Pola pembangunan konvensional yang berjalan sendiri-sendiri dinilai sudah tidak lagi efektif dalam merespons dinamika pertumbuhan zaman.
Sebagai jawaban atas tantangan tersebut, gagasan integrasi kawasan Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan (Pekansikawan) kini didorong untuk kembali ke permukaan. Langkah aglomerasi ini dipandang sebagai strategi krusial untuk menyelamatkan tata ruang kota sekaligus menciptakan pusat ekonomi baru yang kompetitif.
Sekretaris Komisi II DPRD Riau, Androy Aderianda, mendesak Pemerintah Provinsi untuk segera mengambil tindakan nyata. Politisi Gerindra tersebut menilai blueprint kawasan penyangga ini harus segera diaktifkan kembali demi mempercepat pemerataan pembangunan di Bumi Lancang Kuning.
Penyatuan keempat wilayah penopang tersebut diyakini mampu memangkas ego sektoral dan sekat birokrasi antar-kabupaten. Dengan terbukanya konektivitas, arus logistik dipastikan akan semakin lancar, daya pikat investasi melonjak tajam, dan ketimpangan infrastruktur dapat diminimalisir.
"Kita tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri dalam membangun daerah. Menyatukan kawasan ini secara terpadu merupakan kunci utama untuk membuka pusat pertumbuhan baru yang dampaknya dirasakan merata," tegas Androy, Sabtu 15 Mei 2026.
Androy berharap pihak eksekutif segera menginisiasi pertemuan formal dengan para kepala daerah terkait. Sinergi lintas wilayah ini sangat dibutuhkan guna menyelaraskan potensi lokal di sektor industri, perdagangan, dan pariwisata ke dalam satu masterplan yang matang serta berkelanjutan.
Keberhasilan dalam mengeksekusi interkoneksi Pekansikawan dipastikan akan membawa efek domino yang masif bagi perekonomian regional. Pada akhirnya, kontribusi kolektif dari kawasan terintegrasi ini akan mendongkrak produk domestik regional bruto (PDRB) dan menyejahterakan masyarakat Riau secara menyeluruh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....