Pemko Pekanbaru Dorong Pelaku Usaha Kurangi Penggunaan Air Tanah
- 14 Mei 2026 11:45 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mengingatkan dampak lingkungan akibat penggunaan air tanah yang terus meningkat seiring pertumbuhan bangunan dan aktivitas usaha di Pekanbaru. Pemerintah kini mendorong pelaku usaha beralih menggunakan layanan air perpipaan guna menjaga cadangan air bersih di masa mendatang.
Langkah tersebut disampaikan dalam sosialisasi Peraturan Wali Kota Nomor 9 Tahun 2026 tentang Optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), yang difokuskan untuk mengendalikan eksploitasi air tanah di wilayah kota.
Pj Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan penggunaan air tanah secara berlebihan mulai berdampak terhadap kondisi lingkungan, termasuk penurunan elevasi air tanah di sejumlah kawasan.
“Kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama. Penggunaan air tanah yang terus meningkat harus diimbangi dengan pengelolaan yang baik agar tidak menimbulkan dampak lingkungan di masa depan,” ujar Ingot, Rabu 13 Mei 2026.
Menurutnya, masih banyak pelaku usaha dan bangunan di Pekanbaru yang belum memanfaatkan sambungan air perpipaan pemerintah dan lebih memilih menggunakan sumur bor.
Jika kondisi tersebut terus berlangsung tanpa pengendalian, pemerintah khawatir akan muncul persoalan jangka panjang seperti menurunnya kualitas lingkungan hingga ancaman keterbatasan air bersih bagi masyarakat.
“Kami berharap pelaku usaha mulai beralih menggunakan layanan air perpipaan karena dukungan mereka sangat penting dalam menjaga ketersediaan air bersih,” katanya.
Sementara itu, Plt Direktur PDAM Tirta Siak Pekanbaru, Suryana menyebut pihaknya terus meningkatkan kapasitas produksi air bersih agar kebutuhan masyarakat dan dunia usaha dapat terpenuhi.
Saat ini kapasitas produksi SPAM disebut mencapai sekitar 1.000 liter per detik dan terus dikembangkan untuk menjangkau wilayah pelayanan yang lebih luas.
“Optimalisasi infrastruktur terus kami lakukan agar layanan air perpipaan bisa menjangkau lebih banyak kawasan di Pekanbaru,” jelas Suryana.
PDAM Tirta Siak saat ini mengelola tiga unit SPAM yang melayani 13 kecamatan di Pekanbaru, meski masih terdapat beberapa wilayah yang belum sepenuhnya terjangkau jaringan perpipaan.
Melalui regulasi tersebut, Pemko Pekanbaru berharap kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi tanpa mengabaikan keberlanjutan lingkungan dan keseimbangan sumber daya air kota.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....