DPRD Riau Curigai Dugaan Penimbunan di Balik Kelangkaan BBM
- 13 Mei 2026 10:49 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Wakil Ketua DPRD Riau, Budiman Lubis, menduga kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sempat terjadi belakangan ini bukan disebabkan oleh kebijakan pemerintah, melainkan adanya aksi penimbunan yang dilakukan oknum tertentu di tengah isu kenaikan harga BBM subsidi.
Menurut Budiman, informasi tersebut diperolehnya setelah berkomunikasi dengan satuan pengawasan wilayah 1 yang meliputi Aceh, Medan, Sumatera Barat, Batam hingga Tebingtinggi. Dari hasil komunikasi itu, muncul dugaan adanya kepanikan masyarakat yang memicu aksi penimbunan BBM.
“Jadi saya telepon satuan pengawasannya, menyatakan ada semacam kewaspadaan masyarakat. Jadi penimbunan minyak itu yang menyebabkan kelangkaan kemarin. Ada yang membuat situasi karena isu-isunya mau naik harga pertalite,” ujar Budiman pada Selasa 12 Mei 2026.
Politisi Partai Gerindra itu juga membantah kabar terkait kenaikan harga BBM subsidi, khususnya Pertalite. Ia menegaskan hingga saat ini pemerintah belum mengambil kebijakan menaikkan harga BBM subsidi.
“Jika BBM subsidi naik, maka akan memicu lonjakan harga barang kebutuhan pokok. Dan sampai hari ini tidak ada kenaikan untuk BBM subsidi. Yang ada hanya kenaikan untuk BBM nonsubsidi,” tegasnya.
Budiman mengajak masyarakat ikut mengawasi distribusi BBM di wilayah Riau agar tidak terjadi penimbunan ataupun permainan distribusi yang dapat merugikan masyarakat luas.
Selain faktor di dalam negeri, ia menilai kondisi geopolitik dunia juga ikut mempengaruhi situasi BBM. Konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat disebut berdampak terhadap distribusi minyak dunia, terutama setelah penutupan Selat Hormuz.
Menurutnya, penutupan jalur strategis yang menyuplai sekitar 20 persen minyak dunia itu membuat pemerintah harus menambah beban subsidi energi dalam jumlah besar demi menjaga stabilitas harga BBM di masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....