TP PKK Pekanbaru dan Siak Kolaborasi Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi
- 13 Mei 2026 08:24 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Barang bekas seperti botol plastik, kardus, hingga minyak jelantah kini mulai memiliki nilai ekonomi bagi warga di Kota Pekanbaru. Melalui program waste station, sampah rumah tangga yang sebelumnya dibuang begitu saja kini bisa dipilah dan ditukar menjadi uang.
Program tersebut menarik perhatian Ketua TP PKK Kabupaten Siak, Siti Sarifah Syamsurizal, saat melakukan kunjungan dan berdiskusi bersama Ketua TP PKK Kota Pekanbaru, Sulastri Agung, di Kediaman Wali Kota Pekanbaru, Selasa 12 Mei 2026.
Bagi sebagian ibu rumah tangga di Pekanbaru, kegiatan memilah sampah kini tidak lagi hanya soal menjaga kebersihan rumah. Sampah anorganik seperti botol plastik dan kardus mulai dikumpulkan karena dapat memberikan tambahan pemasukan meski nilainya tidak terlalu besar.
“Alhamdulillah kita senang sekali bisa berbagi informasi dengan TP PKK Kabupaten Siak tentang bagaimana mengelola sampah. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi Kabupaten Siak,” ujar Sulastri Agung.
Ia menjelaskan, perubahan pola pengelolaan sampah perlu dimulai dari lingkungan rumah tangga. Karena itu, TP PKK terus mendorong masyarakat agar terbiasa memilah sampah sejak dari rumah sebelum dibawa ke waste station.
Di lokasi waste station, sampah yang sudah dipilah akan ditimbang lalu dikonversi menjadi uang. Kondisi ini membuat sebagian warga mulai melihat sampah sebagai sesuatu yang masih memiliki nilai manfaat dan ekonomi.
Sementara itu, Siti Sarifah Syamsurizal mengaku tertarik dengan konsep tersebut karena dinilai mampu mengubah pola pikir masyarakat terhadap sampah. Menurutnya, inovasi itu layak diterapkan lebih luas, termasuk di Kabupaten Siak, sebagai upaya mengurangi sampah sekaligus membantu ekonomi keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....