MTQ Riau di Kuansing Tampilkan Pawai Sampan Hias

  • 13 Mei 2026 08:25 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau bersama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi terus mempersiapkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni 2026 mendatang. Sejumlah konsep khas daerah disiapkan untuk memberikan warna berbeda dalam pelaksanaan MTQ tahun ini.

Salah satu konsep yang menjadi perhatian ialah pelaksanaan pawai ta’aruf dengan memanfaatkan aliran Sungai Kuantan sebagai lokasi utama atraksi. Berbeda dari daerah lain yang umumnya menggunakan mobil hias, peserta pawai di Kuansing nantinya akan menggunakan sampan hias.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi mengatakan konsep tersebut sengaja dihadirkan untuk menampilkan identitas budaya khas Kabupaten Kuantan Singingi yang dikenal dengan tradisi pacu jalur.

“Nanti pawai ta’aruf akan menggunakan sampan hias di Sungai Kuantan. Ini tentu menjadi ciri khas tersendiri dan berbeda dari pelaksanaan MTQ di daerah lain,” ujarnya di Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Selasa 12 Mei 2026.

Menurutnya, pemanfaatan Sungai Kuantan sebagai pusat kegiatan pawai akan memberikan pengalaman baru bagi masyarakat maupun para kafilah yang datang dari seluruh kabupaten dan kota di Riau. Selain menghadirkan nuansa religius, konsep tersebut juga dinilai mampu memperkuat promosi budaya dan wisata daerah.

Ia menjelaskan, pelaksanaan MTQ tidak hanya menjadi ajang syiar Islam dan pembinaan generasi Qurani, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Kehadiran tamu dari berbagai daerah diperkirakan berdampak positif terhadap pelaku usaha mikro, sektor kuliner hingga penginapan.

“Harapannya kunjungan masyarakat ke Kuansing selama MTQ meningkat dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby menegaskan pihaknya ingin menghadirkan MTQ yang memadukan nilai keagamaan dengan budaya lokal masyarakat Kuansing.

Untuk itu, MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau tahun ini mengusung slogan “Siang Bakayuah Malam Mangaji” yang menggambarkan keseimbangan kehidupan masyarakat antara menjaga tradisi dan nilai religius.

“Melalui slogan ini, kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat Kuansing hidup berdampingan dengan budaya dan agama yang saling menguatkan,” katanya.





google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....