MUI Pekanbaru Ingatkan Warga Tinggalkan Kebiasaan Menginjak Darah Hewan Kurban
- 12 Mei 2026 14:35 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Ketua MUI Pekanbaru, Akbarizan, mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan kebiasaan menginjak darah hewan kurban setelah proses penyembelihan. Ia menegaskan, kebiasaan tersebut tidak memiliki dasar dalil dalam ajaran Islam.
Hal itu disampaikan Akbarizan dalam kegiatan Sosialisasi Penyelenggaraan Kurban Tahun 2026 yang digelar di Mal Pelayanan Publik atau MPP Pekanbaru, Selasa, 12 Mei 2026.
Pernyataan tersebut muncul setelah Pengurus Mushola Al-Makmur Tuah Madani, Trijoko Waluyo, menanyakan adanya kebiasaan sebagian warga yang memasukkan kaki ke darah sapi setelah hewan kurban disembelih.
Trijoko menyebut, praktik itu masih ditemukan di tengah masyarakat. Ia mempertanyakan apakah kebiasaan tersebut memiliki dasar ajaran agama atau justru berisiko dari sisi kesehatan.
“Ada orang-orang yang ketika sapi disembelih di jalan, lalu darahnya memancar, kemudian beberapa orang datang memasukkan kakinya ke darah tersebut. Apakah itu bagian dari ajaran, atau ada dampak kesehatannya,” kata Trijoko.
Menanggapi hal itu, Akbarizan menegaskan bahwa tidak ada dalil yang menganjurkan masyarakat untuk meletakkan kaki atau anggota tubuh ke darah hewan kurban. Ia meminta kebiasaan semacam itu tidak dianggap sebagai bagian dari ibadah.
“Adapun orang yang meletakkan kakinya di darah itu, tidak ada dalilnya. Tapi satu yang ingin saya sampaikan, penyakit itu di darah,” ujar Akbarizan.
Akbarizan juga mengingatkan panitia kurban agar memperhatikan kebersihan lingkungan saat penyembelihan. Darah hewan kurban perlu ditangani dengan baik agar tidak mencemari lokasi penyembelihan dan tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat.
Melalui sosialisasi tersebut, MUI Pekanbaru berharap pelaksanaan kurban tahun 2026 dapat berjalan sesuai syariat, tertib, dan tetap memperhatikan aspek kebersihan. Panitia kurban di masjid dan mushola juga diminta memberi pemahaman kepada warga agar tidak melakukan praktik yang tidak memiliki dasar agama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....