Komisi II DPRD Riau Minta Pengawasan Hewan Kurban Diperketat
- 12 Mei 2026 11:29 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Riau, Androy Ade Rianda, meminta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau meningkatkan pengawasan terhadap peredaran hewan ternak menjelang Hari Raya Kurban atau Idul Adha 2026.
Androy menilai pengawasan perlu dilakukan lebih ketat, terutama terhadap hewan ternak yang masuk maupun keluar dari wilayah Riau. Langkah ini penting untuk memastikan hewan yang akan digunakan masyarakat dalam ibadah kurban berada dalam kondisi sehat dan layak.
“Kita minta Dinas PKH Riau memperketat pengawasan hewan ternak, baik yang keluar maupun masuk ke Riau. Karena kita akan menyambut Idul Adha,” ujar Androy, Senin, 11 Mei 2026.
Menurutnya, kebutuhan hewan kurban di Riau menjelang Idul Adha cukup tinggi dan bisa mencapai ribuan ekor. Karena itu, pemerintah daerah melalui dinas terkait perlu melakukan pemeriksaan sejak awal agar tidak muncul persoalan saat pelaksanaan kurban.
Ia juga mengingatkan agar pengawasan tidak hanya dilakukan di tingkat distribusi, tetapi juga pada kondisi fisik dan kesehatan hewan. Hewan yang sakit, cacat, atau tidak memenuhi syarat kurban harus dicegah masuk ke pasar hewan kurban.
Androy menyebut pemeriksaan kelayakan hewan menjadi bagian penting untuk memberi rasa aman kepada masyarakat. Dengan pengawasan yang baik, masyarakat dapat menjalankan ibadah kurban tanpa khawatir terhadap kondisi hewan yang dibeli.
“Jangan sampai nanti hewan yang mau dikurbankan, misalnya sapi, ternyata ada yang cacat, sakit, atau tidak layak untuk dikurbankan,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....