Riau Mulai Masuki Masa Peralihan menuju Musim Kemarau

  • 12 Mei 2026 10:20 WIB
  •  Pekanbaru

RRi.CO.ID, Pekanbaru - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru menyebutkan Provinsi Riau saat ini tengah memasuki masa transisi dari musim hujan menuju musim kemarau. Musim kemarau diprakirakan mulai terjadi secara bertahap di sebagian besar wilayah Riau pada akhir Mei 2026.

Meski demikian, potensi hujan masih kerap terjadi di sejumlah daerah dengan intensitas ringan hingga lebat akibat pengaruh fenomena atmosfer yang masih aktif.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Bella Rizki Adelia, mengatakan salah satu faktor utama yang memicu peningkatan pembentukan awan hujan di wilayah Riau adalah fenomena Madden-Julian Oscillation atau MJO.

“Saat ini faktor paling dominan dalam menambah uap air di Riau adalah aktifnya fenomena MJO yang berada pada fase 2 hingga 3. MJO dapat diibaratkan sebagai gelombang pembawa hujan di atmosfer tropis,” ujar Bella, Selasa 12 Mei 2026.

Menurutnya, saat fase aktif MJO melintasi wilayah Indonesia, peluang terbentuknya awan hujan menjadi lebih tinggi sehingga hujan masih berpotensi turun meskipun sebagian wilayah mulai memasuki musim kemarau.

“Jika MJO tidak aktif, maka intensitas hujan di Riau akan jauh berkurang,” ungkapnya.

Sementara itu, Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru lainnya, Gita Dewi Siregar, menjelaskan curah hujan di Riau dalam sepekan terakhir sebenarnya mulai mengalami penurunan. Namun, kondisi atmosfer masih mendukung terbentuknya hujan di beberapa wilayah secara sporadis.

“Ditinjau dari arah angin, diperkirakan terdapat daerah belokan angin atau shearline di wilayah Riau yang mendukung pertumbuhan awan hujan secara sporadis,” kata Gita.

Berdasarkan prakiraan BMKG periode 11 hingga 17 Mei 2026, sejumlah daerah di Riau masih berpotensi diguyur hujan pada beberapa hari ke depan. Wilayah Rokan Hulu diprakirakan mengalami hujan pada 11, 12, 13, dan 15 Mei.

Kemudian wilayah Rokan Hilir, Kampar, dan Indragiri Hilir diprediksi mengalami hujan pada 12 hingga 15 Mei. Sementara Kuantan Singingi berpotensi hujan hingga 16 Mei.

Kota Pekanbaru sendiri diprakirakan diguyur hujan pada 12 dan 15 Mei. Sedangkan Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Bengkalis, Dumai, dan Kepulauan Meranti juga masih memiliki peluang hujan pada periode yang sama.

BMKG mencatat suhu udara di wilayah Riau selama masa pancaroba berkisar antara 22 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 50 hingga 99 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10 sampai 30 kilometer per jam.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang biasa terjadi saat masa peralihan musim, terutama hujan lebat yang dapat disertai angin kencang pada sore hingga malam hari.

“Masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG agar tetap waspada selama masa transisi ini sebelum memasuki musim kemarau penuh di akhir bulan nanti,” ujar Gita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....