Menyambut Iduladha Panduan Memilih Hewan Kurban yang Sah, Sehat dan Penuh Hikmah

  • 10 Mei 2026 12:02 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Menjelang Hari Raya Iduladha, umat Islam dianjurkan untuk mempersiapkan hewan kurban terbaik sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Ibadah kurban memiliki makna mendalam tentang keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian sosial kepada sesama. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surah Al-Kautsar ayat 2

“Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.” Selain itu, Rasulullah SAW juga bersabda, “Tidak ada amalan anak Adam pada hari Nahr yang lebih dicintai Allah selain menyembelih hewan kurban.” (HR. Tirmidzi).

Karena itu, umat Islam dianjurkan memahami tata cara dan syarat sah hewan kurban agar ibadah diterima dan sesuai syariat.

Dikutip dari Fatwa Majelis Ulama Indonesia, dalam Islam, hewan yang boleh dijadikan kurban meliputi kambing, domba, sapi, kerbau, dan unta. Para ulama menjelaskan bahwa syarat umur minimal hewan kurban harus diperhatikan.

Kambing minimal berusia satu tahun, domba enam bulan jika sudah tampak besar dan sehat, sedangkan sapi dan kerbau minimal dua tahun, serta unta minimal lima tahun. Ketentuan jumlah peserta kurban juga diatur, yaitu seekor kambing atau domba untuk satu orang, sementara sapi, kerbau, dan unta dapat diniatkan untuk tujuh orang.

Hewan kurban juga harus sehat, tidak buta, tidak pincang, telinga dan ekornya tidak terpotong, serta tidak terlalu kurus. Rasulullah SAW melarang berkurban dengan hewan yang cacat jelas sebagaimana hadis riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi.

Saat membeli hewan kurban, masyarakat dianjurkan memilih ternak yang aktif, nafsu makan baik, bulu bersih dan mengilap, mata cerah, serta tidak mengeluarkan cairan dari hidung maupun mulut. Pembeli juga perlu memastikan hewan memiliki kondisi tubuh proporsional dan cukup umur.

Hewan kurban sebaiknya berasal dari peternak terpercaya, memiliki surat atau sertifikat kesehatan ternak, serta telah melalui pemeriksaan dokter hewan. Kebersihan kandang menjadi perhatian penting karena kandang yang bersih mencerminkan perawatan hewan yang baik dan dapat mengurangi risiko penyakit. Selain itu, hewan kurban harus merupakan milik sendiri atau diperoleh dengan cara halal, bukan hasil curian, sengketa, atau transaksi yang batil.

Perawatan hewan sebelum disembelih juga dianjurkan dalam Islam sebagai bentuk kasih sayang terhadap makhluk hidup. Hewan perlu diberi makan dan minum yang cukup, ditempatkan di lokasi yang nyaman, serta tidak diperlakukan kasar.

Rasulullah SAW mengajarkan agar penyembelihan dilakukan dengan cara yang baik dan tidak menyiksa hewan. Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan, “Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat ihsan terhadap segala sesuatu.” Oleh sebab itu, pisau sembelih harus tajam dan proses penyembelihan dilakukan secara cepat agar hewan tidak merasakan penderitaan berlebihan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....