Kuansing Resmi Luncurkan Logo MTQ Riau Ke-44 Tahun 2026

  • 08 Mei 2026 10:45 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau bersama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) resmi meluncurkan logo Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau Tahun 2026. Peluncuran tersebut menjadi tanda dimulainya persiapan pelaksanaan MTQ yang tahun ini dipusatkan di Kabupaten Kuansing.

Kegiatan launching digelar di ruang Multimedia Kantor Bupati Kuansing dan dihadiri jajaran pemerintah provinsi, Kementerian Agama, pengurus LPTQ, hingga kepala daerah kabupaten dan kota se-Riau.

Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Riau, Zulkifli Syukur, mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kabupaten Kuansing dalam menyambut pelaksanaan MTQ tingkat provinsi tersebut.

Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat terlihat dari antusiasme mengikuti lomba desain logo MTQ yang diikuti lebih dari seratus peserta.

“Antusias masyarakat sangat luar biasa. Ini menunjukkan MTQ benar-benar mendapat tempat di hati masyarakat,” ujarnya Kamis 8 Mei 2026.

Ia menilai pelaksanaan MTQ nantinya tidak hanya menjadi syiar Islam, tetapi juga berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pelaku UMKM di daerah.

Selain itu, kegiatan tersebut diyakini mampu memperkuat pelestarian budaya Melayu yang selama ini menjadi identitas masyarakat Riau.

Sementara itu, Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, mengatakan MTQ menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat.

Menurutnya, semangat Alquran harus terus diaktualisasikan dalam pembangunan daerah dan kehidupan sosial masyarakat.

“MTQ bukan hanya perlombaan membaca Alquran, tetapi bagian dari upaya membangun karakter masyarakat yang religius dan berbudaya Melayu,” katanya.

Pada kesempatan tersebut juga diperkenalkan tema resmi MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau tahun 2026, yakni “Aktualisasi Spirit Alquran Wujudkan Riau Bermarwah dan Hebat.”

Logo MTQ yang diluncurkan menampilkan perpaduan unsur khas Kuansing seperti kubah masjid, mushaf Alquran, rehal, hingga perahu jalur yang menjadi simbol budaya daerah serta persatuan masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....