Dishub Pekanbaru Awasi Ketat Terhadap Truk ODOL di Jalanan

  • 05 Mei 2026 10:25 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru lewat Dinas Perhubungan meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan truk yang berukuran dan bermuatan berlebih atau sering disebut ODOL, yang masih mencoba menerobos melintas di jalur dalam kota. Langkah ini diambil demi menjaga keamanan dan kelayakan jalan raya yang ada di wilayah tersebut.

Pihak dinas telah menempatkan sejumlah petugas di titik-titik akses utama yang menjadi pintu masuk kota. Tujuannya adalah untuk mencegah dan menghentikan setiap kendaraan yang tidak memenuhi standar kelayakan lalu lintas agar tidak bisa masuk dan beroperasi di jalanan dalam kota.

Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru, Masykur Tarmizi, menjelaskan bahwa ada empat titik persimpangan strategis yang diawasi secara ketat. Lokasi tersebut meliputi Simpang Jalan Garuda Sakti, Bundaran Tugu Songket di persimpangan SM Amin dan Tuanku Tambusai, Simpang Garuda Sakti – HR Soebrantas, serta Bundaran Restu Ibu di Jalan Siak II.

"Kami memusatkan pengawasan di jalur-jalur utama yang biasa dilalui kendaraan ODOL untuk masuk ke dalam kota. Penjagaan ini berlangsung setiap hari mulai pukul 06.00 pagi hingga pukul 22.00 malam waktu setempat," ungkapnya pada Senin 4 Mei 2026.

Ia menambahkan bahwa para petugas bertugas secara bergantian di keempat lokasi tersebut selama jam operasional yang ditetapkan. Setiap kendaraan yang kedapatan melanggar aturan akan langsung dihentikan dan diminta untuk berbalik arah serta dilarang melanjutkan perjalanan ke kawasan dalam kota.

Untuk memperkuat pengawasan dan menutup celah yang sering dimanfaatkan pelanggar, pihaknya juga menempatkan petugas tambahan di titik putar balik dekat Rumah Sakit Sansani di Jalan Soekarno Hatta.

Keputusan ini diambil setelah diketahui banyak kendaraan yang masuk lewat jalur Simpang Arhanud Kubang dengan alasan palsu, seperti hendak mengisi bahan bakar atau menuju gudang, padahal tujuan utamanya adalah masuk ke jalan-jalan utama kota.

Meski pengawasan sudah diperketat, ia mengakui bahwa masih ada beberapa kendaraan yang berhasil lolos dan nekat melanggar aturan. Oleh karena itu, pihaknya juga rutin melakukan patroli keliling di sepanjang jalan dalam kota guna mendeteksi dan menghentikan setiap kendaraan ODOL yang kedapatan masih beroperasi.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....