Puluhan Keluarga Telah Menerima Bantuan Sosial Korban Kebakaran di Pekanbaru

  • 05 Mei 2026 08:46 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan darurat kepada keluarga yang terdampak peristiwa kebakaran rumah. Bantuan ini diberikan kepada sebanyak 50 kepala keluarga dengan total 167 jiwa yang kini membutuhkan perlindungan dan dukungan dasar.

Berbagai jenis kebutuhan pokok disiapkan dan diserahkan langsung kepada para korban, meliputi kebutuhan pangan maupun sandang. Di antara barang yang disalurkan adalah makanan siap santap, selimut, dan kasur guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari sementara.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Pekanbaru, H Bukhairo menyampaikan pihaknya telah mendistribusikan paket bantuan kepada 50 kepala keluarga

"Kami telah mendistribusikan sekitar 50 paket bantuan yang ditujukan bagi 50 kepala keluarga dengan jumlah anggota mencapai 167 jiwa," ujar Bukhairo pada Senin, 4 Mei 2026

Ia juga menjelaskan sejauh ini jumlah paket bantuan yang telah disiapkan untuk tahun anggaran ini masih terbatas. Secara rinci, dana yang tersedia saat ini hanya mampu mencakup penyediaan sebanyak 130 paket bantuan darurat.

"Anggaran yang ada saat ini baru cukup untuk menyediakan 130 paket bantuan. Meski demikian, kemungkinan tetap terbuka jika nantinya dilakukan penyesuaian atau pergeseran dana sesuai kebutuhan di lapangan," tambahnya.

Penyaluran bantuan tersebut telah dilakukan di sejumlah lokasi kebakaran yang tersebar di beberapa wilayah kecamatan di Pekanbaru. Beberapa titik yang menerima bantuan antara lain kawasan Jalan Todak, Jalan Ahmad Yani, Jalan Abadi, hingga Kelurahan Tobek Godang di Kecamatan Binawidya.

"Selain bantuan berupa pangan dan sandang dari anggaran daerah, kami juga menambahkan dukungan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Bantuan tambahan ini meliputi makanan siap saji, selimut, dan kasur yang sangat dibutuhkan korban," tuturnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....