Pemprov Riau Gencarkan Operasi Pasar Murah, Jaga Stok dan Stabilitas Harga Pangan
- 04 Mei 2026 17:17 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Pemerintah Provinsi Riau berkomitmen memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi dengan harga terjangkau. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar operasi pasar murah secara rutin di kabupaten dan kota.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Riau Taufiq OH melalui Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Tetty Nurdianti, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan setiap hari kerja, mulai Senin hingga Jumat, dengan lokasi yang berpindah setiap pekannya.
“Operasi pasar murah ini kami lakukan secara rutin untuk memastikan ketersediaan bahan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah masyarakat,” ujarnya, Senin 4 Mei 2026.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penjualan bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi upaya menjaga kelancaran distribusi pangan di berbagai wilayah.
Pada pekan pertama Mei 2026, operasi pasar murah dijadwalkan digelar di lima titik, yakni empat lokasi di Kota Pekanbaru dan satu lokasi di Kabupaten Kampar. Kegiatan perdana berlangsung di halaman Kantor Lurah Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai Barat.
Selanjutnya, pada Selasa 5 Mei, pasar murah akan hadir di halaman Kantor Lurah Pebatuan, Kecamatan Kulim. Rabu 6 Mei digelar di kawasan Jalan Tanjung Datuk, Kelurahan Pesisir, Kecamatan Limapuluh. Sementara Kamis 7 Mei kegiatan dipusatkan di Desa Tarai Bangun, Kabupaten Kampar, dan ditutup pada Jumat 8 Mei di kawasan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai.
Tetty mengimbau masyarakat untuk datang sesuai jadwal yang telah ditentukan serta tetap menjaga ketertiban saat antre.
“Kami harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib dan membawa kantong belanja sendiri untuk mengurangi penggunaan plastik,” katanya.
Adapun sejumlah bahan pokok yang dijual dalam operasi pasar murah tersebut di antaranya beras SPHP seharga Rp60 ribu per 5 kilogram. Selain itu, tersedia beras anak daro dan sokan dengan harga Rp165 ribu untuk kemasan 10 kilogram serta Rp83 ribu untuk kemasan 5 kilogram.
Komoditas lain seperti gula pasir dijual Rp18.500 per kilogram, minyak goreng Rp15.500 per kemasan, serta tepung terigu Rp13 ribu per bungkus. Sementara harga cabai, bawang, kentang, dan telur ayam disesuaikan dengan harga pasar yang berlaku.
Dengan adanya program ini, Pemprov Riau berharap daya beli masyarakat tetap terjaga serta tekanan inflasi daerah dapat dikendalikan secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....