DPKH Riau Tinjau Sapi Bantuan Presiden untuk Provinsi di Inhu
- 29 Apr 2026 19:22 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Indragiri Hulu – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau melakukan peninjauan terhadap sapi yang diusulkan sebagai bantuan kemasyarakatan (Banmas) Presiden Republik Indonesia di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Selasa 28 April 2026.
Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Perikanan Kabupaten Indragiri Hulu Endang Mulyawan. Koordinasi bertujuan guna membahas kesiapan serta kondisi hewan kurban yang diusulkan dari wilayah tersebut.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke peternakan di Kecamatan Seberida milik peternak Franto Kukuh Sulahirio. Di lokasi tersebut, tim melakukan pemeriksaan terhadap sapi bernama “Bule” yang diusulkan sebagai perwakilan Provinsi Riau dalam program bantuan Presiden untuk Hari Raya Iduladha.
Sapi jantan jenis Simental itu memiliki bobot mencapai 1.013 kilogram. Kondisinya dinilai memenuhi kriteria awal sebagai hewan kurban bantuan Presiden.
Kepala DPKH Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan peninjauan ini bertujuan memastikan kondisi kesehatan hewan secara menyeluruh sebelum ditetapkan sebagai bantuan resmi.
“Kami melakukan pemeriksaan fisik secara detail, termasuk pengambilan sampel darah dan feses untuk diuji di laboratorium. Hal ini penting untuk memastikan sapi dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit,” ujar Mimi, Rabu 29 April 2026.
Selain itu, Plt. Kepala Bidang Produksi Peternakan Elyan Buzra menambahkan aspek kualitas dan kelayakan hewan menjadi perhatian utama dalam proses seleksi.
“Tidak hanya bobot, tetapi juga kesehatan, usia, dan kondisi fisik menjadi indikator utama agar hewan kurban yang disalurkan benar-benar layak dan aman bagi masyarakat,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Riau berupaya memastikan sapi bantuan Presiden yang akan disalurkan pada momen Iduladha nantinya telah memenuhi standar kesehatan, kualitas, serta kelayakan sebagai hewan kurban.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....