Kesadaran Pengendara Masih Rendah, Dishub Pekanbaru Tak Ragu Lakukan Pengempesan

  • 27 Apr 2026 09:51 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, menilai bahwa kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, terutama soal larangan memarkirkan kendaraan, masih berada di level yang rendah. Situasi ini memaksa petugas di lapangan untuk mengambil langkah hukum dan tindakan tegas terhadap pelanggar yang terus mengulangi kesalahan.

Menurut Masykur, salah satu lokasi yang paling sering dijadikan tempat pelanggaran adalah kawasan di depan STC Pekanbaru. Meskipun di lokasi tersebut sudah terpasang tanda larangan yang sangat jelas dan mudah dilihat oleh mata, namun hal tersebut seolah tidak dihiraukan oleh para pengemudi.

“Kesadaran masyarakat untuk tertib masih sangat kurang. Padahal papan peringatan sudah terpasang dengan jelas di depan mata, namun masih saja ada yang nekat meninggalkan kendaraannya di area terlarang tersebut,” ujar Masykur pada Senin 27 April 2026.

Ia menjelaskan lebih lanjut, bahwa pihaknya selama ini tidak serta merta langsung memberikan sanksi. Berbagai upaya sosialisasi dan pendekatan secara persuasif sudah dilakukan berulang kali agar masyarakat mengerti dan memahami aturan yang berlaku.

Petugas yang bertugas di lapangan pun selalu berusaha mengingatkan pemilik kendaraan dan memberikan kesempatan untuk memindahkan mobil atau motornya ke tempat yang lebih aman dan sesuai aturan.

Akan tetapi, jika teguran lisan tersebut tidak diindahkan dan pengendara tetap bersikap tidak tertib, maka pihak Dishub tidak memiliki pilihan lain selain menindak. Langkah tegas yang diambil antara lain dengan mengempeskan ban atau memasang gembok roda agar pelaku mendapatkan efek jera.

Masykur berharap ke depannya masyarakat bisa lebih disiplin dan menghormati rambu-rambu yang ada. Hal ini dilakukan demi menjaga kelancaran arus lalu lintas, ketertiban umum, serta keselamatan bagi semua pihak yang berkendara di jalan raya.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....