Anggota DPRD Riau Abdullah Minta Dana PI Riau Petroleum Digunakan untuk B50

  • 27 Apr 2026 08:45 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Riau Petroleum dipastikan akan mendapatkan hak partisipasi atau Participating Interest (PI) senilai 20 juta USD. Apabila dikonversikan ke mata uang rupiah, nilai tersebut mencapai kurang lebih Rp349 miliar.

Merespons hal tersebut, Ketua Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Riau, Abdullah, memberikan usulan strategis. Ia menyarankan agar dana PI tersebut tidak hanya digunakan untuk operasional biasa, melainkan dijadikan modal dasar untuk ekspansi bisnis baru.

"Berdasarkan hasil pertemuan dengan pihak PHR dan manajemen Riau Petroleum sebelumnya, dipastikan daerah akan menerima dana PI sebesar 20 juta USD. Dengan estimasi kurs Rp17 ribu per dolar, jumlahnya berkisar Rp340 miliar," jelas Abdullah pada Minggu 26 April 2026.

Dana besar ini nantinya akan didistribusikan dengan dua skema utama. Sebagian akan disetorkan ke kas Pemerintah Provinsi Riau sebagai deviden yang nantinya masuk sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sementara sisanya akan dikelola langsung oleh Riau Petroleum untuk kebutuhan perusahaan.

Terkait porsi yang dikelola perusahaan, Abdullah menyarankan agar alokasinya diarahkan khusus untuk pengembangan bahan bakar minyak jenis B50.

"Rekomendasi kami, manfaatkan dana PI tersebut untuk memproduksi dan mengembangkan B50. Langkah ini sejalan dengan kebijakan nasional guna memperkuat kemandirian energi bangsa," ujar politisi yang juga duduk di Komisi III ini.

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa pemerintah pusat berencana mengurangi ketergantungan pada solar industri dari luar negeri. Fokus akan dialihkan pada penggunaan produk dalam negeri seperti B50.

"Sumber bahan bakunya sangat melimpah di Riau, yaitu CPO. Dari bahan ini bisa diproses menjadi B100 lalu diformulasikan menjadi B50. Jika Riau Petroleum cepat mengambil peluang ini, mereka bisa menjadi pemain utama dalam mendukung program ketahanan energi nasional," pungkasnya.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....