Banjir Masih Tergenang di Jalan Nelayan Rumbai, Warga Kesulitan Beraktivitas
- 22 Apr 2026 10:23 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Hujan yang mengguyur beberapa hari terakhir menyebabkan genangan air hingga masuk ke pemukiman warga Jalan Nelayan, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Banjir yang terjadi sejak Minggu, 19 April 2026 lalu membuat aktivitas warga terganggu signifikan.
Salah seorang warga, Ida, menjelaskan bahwa kondisi jalan menjadi sangat sulit dilalui dan kualitas air yang tergenang dinilai sangat kotor.
"Alaman kami agak ini lah, susah lewat kami jalan. Asyik jalan sih agak susah ya. Kayak air apalah, kotor lah air apa kami," ujarnya saat ditemui, Rabu 22 April 2026.
Akibat kondisi air yang keruh dan kotor, warga terpaksa mengandalkan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari seperti air minum dan memasak. Sementara untuk keperluan mandi, warga terpaksa menggunakan air banjir tersebut.
"Ambil air dekat sumur bor bang. Untuk minum dan masak. Kalau mandi ya, air inilah kami mandi. Banjir masuk tempat kami juga," tambahnya. Ia pun berharap adanya solusi konkret dari pihak terkait, mengingat permasalahan ini sudah diketahui oleh pihak kelurahan maupun kecamatan.
Sementara itu, Rika, warga lainnya, menuturkan bahwa banjir biasanya mulai naik sejak dini hari atau subuh. Air akan terus menggenang hingga siang hari dan baru mulai surut seiring dengan menurunnya debit air sungai serta dibukanya pintu air.
"Banjirnya masuknya subuh lagi tuh. Dari subuh sampai sore masuk rumah. Kalau udah surut air sungai dan pintu air dibuka, baru bisa surut. Karena sudah tahu pola airnya mau pasang, barang-barang kami naikkan ke atas dulu," jelasnya.
Warga memohon agar pihak berwenang dapat segera menangani masalah ini, khususnya di area Gang Wakaf agar genangan tidak terus terjadi dan mengganggu kenyamanan tinggal.
"Tolong diperhatikan aja lah di gang ini. Biar nggak banjir kayak gini," harap Rika.
Di sisi lain, Fitri, salah satu warga yang terdampak, juga menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterima dari pihak TNI. Ia berharap perhatian serupa juga kembali diberikan oleh Pemko Pekanbaru, mengingat kondisi saat ini yang cukup memprihatinkan.
"Kemarin kami dapat bantuan dari tentara berupa beras, baju anak-anak, dan minyak telon. Semoga ada perhatian lagi untuk warga di sini," tuturnya.
Hingga saat ini, warga berharap agar pihak terkait dapat segera turun tangan dan memberikan perhatian lebih terhadap kondisi di wilayah tersebut. Warga meminta agar segera dicarikan solusi yang tepat demi mengatasi masalah banjir yang kerap terjadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....