DPRD Riau Akan Upayakan Tuntutan Mahasiswa Unri Sampai ke Pemerintah Pusat
- 17 Apr 2026 07:51 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Ratusan mahasiswa Universitas Riau (UNRI) melakukan demonstrasi di depan Gedung DPRD Riau pada Kamis 16 April 2026. Aksi tersebut mendapat apresiasi dari Presiden BEM UNRI Muhammad Azhari dan Wakil Ketua II DPRD Riau Ahmad Tarmizi yang langsung merespons di lapangan.
Presiden BEM UNRI, Muhammad Azhari, menyampaikan sejumlah tuntutan kritis kepada pemerintah dan lembaga legislatif. Ia menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap program makanan bergizi gratis dan koperasi desa-kelurahan Merah Putih sebagai komitmen pemerintah pusat. "DPRD Provins Riau berfungsi sebagai perpanjangan untuk memperhatikan dan menjajarkan evaluasi total program tersebut," kata Azhari.
Azhari juga mendesak audit komprehensif terhadap W6PNG terkait pengelolaan konsesi lahan Hutan Tanaman Industri yang kerap melanggar izin. Ia meminta pemberian izin kepada korporasi pemegang konsesi HTI diperketat dan pengawasan ditingkatkan. "Saya tidak mau tahu kapan waktu audit dilakukan, asal dilakukan secara menyeluruh terhadap pengelolaan konsesi lahan HTI yang sering melakukan pelanggaran dan penyalahgunaan izin," tegasnya.
Isu keuangan daerah menjadi fokus utama lainnya dalam aksi mahasiswa ini. Azhari mendesak DPRD Provinsi Riau, Kota Pekanbaru, dan DPR RI untuk segera merevisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah. Khususnya pada skema dana bagi hasil agar lebih adil bagi daerah penghasil.
"Kami tidak terima dana tidak ada, anggaran tidak ada, anggaran defisien. Tolong sampaikan ini kepada pusat," ujar Azhari dengan penuh penekanan.
Presiden BEM UNRI juga menekankan pentingnya fungsi pengawasan dalam perbaikan dan pembangunan infrastruktur, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan. Selain itu, ia mendesak DPRD Provinsi Riau berperan sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat untuk melakukan evaluasi kinerja Kementerian HAM RI dan memastikan hak kebebasan berpendapat tetap terjaga.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Riau Ahmad Tarmizi merespons positif aksi mahasiswa tersebut. Ia mengapresiasi mahasiswa sebagai kontrol suara rakyat yang penting dalam sistem demokrasi. "Terima kasih saya ucapkan kepada rekan-rekan mahasiswa yang sudah berdemo. Mahasiswa merupakan kontrol suara rakyat," kata Tarmizi.
Tarmizi berharap kegiatan kontrol sosial seperti ini terus dilanjutkan di masa depan. Ia mengakui bahwa perjuangan di DPRD terkadang menghadapi hambatan ketika berhadapan dengan kebijakan pemerintah pusat. "Perjuangan di DPRD terkadang mentok juga ke pemerintah pusat. Tapi dengan adanya dorongan dari bawah, dorongan dari mahasiswa, suara dan aspirasi masyarakat akan lebih cepat sampai," tambahnya.
Aksi demonstrasi mahasiswa UNRI ini menunjukkan komitmen generasi muda dalam mengawal kebijakan publik dan aspirasi masyarakat, sambil pemerintah daerah terus berupaya menjadi jembatan antara kebutuhan rakyat dan kebijakan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....