Revitalisasi JPO Sudirman Pekanbaru Diarahkan Jadi Ikon Wisata Kota
- 16 Apr 2026 08:43 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai membenahi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Sukaramai Trade Center (STC). Revitalisasi ini tidak hanya dilakukan untuk memperbaiki fungsi jembatan bagi pejalan kaki, tetapi juga untuk menghadirkan wajah baru ruang publik yang lebih menarik di pusat kota.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, meninjau langsung perkembangan pekerjaan tersebut pada Rabu, 15 April 2026. Dalam peninjauan itu, ia melihat sejumlah bagian JPO yang sedang diperbaiki, termasuk elemen fisik bangunan yang selama ini mulai mengalami penurunan kondisi akibat usia bangunan yang sudah tua.
Menurut Agung, pembaruan JPO ini dirancang dengan memadukan unsur budaya lokal dan sentuhan visual yang lebih modern. Konsep yang diusung tetap mempertahankan nilai historis jembatan lama peninggalan Caltex, tetapi dikemas ulang agar lebih relevan dengan kebutuhan kota saat ini.
“Kita perbarui dengan konsep yang ada seni Melayunya, dengan tidak menghilangkan kenangan dari JPO ini sendiri,” kata Agung pada Rabu 15 April 2026.
Ia menjelaskan, nantinya JPO tersebut akan dilengkapi ornamen bernuansa Melayu serta sistem pencahayaan modern. Dengan penataan itu, jembatan tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyeberangan, tetapi juga dipersiapkan menjadi titik pandang yang menarik untuk menikmati suasana Kota Pekanbaru.
Dari bagian atas JPO, masyarakat nantinya disebut dapat melihat lanskap kota dengan lebih leluasa, termasuk area yang menghadap ke Jembatan Siak IV. Kondisi ini dinilai berpotensi menjadikan JPO sebagai salah satu titik foto yang diminati, terutama oleh kalangan anak muda.
“Sehingga pandangan kita dari atas ini melihat ke mana saja enak. Jadi ini menjadi spot-spot foto yang menarik yang viral untuk anak muda, tidak hanya masyarakat Pekanbaru, tapi masyarakat di Riau,” terangnya.
Revitalisasi dilakukan karena sejumlah bagian bangunan sudah mengalami kerusakan. Beberapa lantai JPO bahkan harus diganti karena kondisinya mulai keropos termakan usia. Karena itu, perbaikan tidak lagi sebatas kosmetik, melainkan menyasar aspek keamanan dan kelayakan fungsi bangunan.
Melalui pembaruan ini, Pemko Pekanbaru tampaknya ingin mengubah citra JPO dari sekadar infrastruktur penyeberangan menjadi ruang kota yang lebih aman, estetik, dan memiliki nilai simbolik. Dengan tetap mempertahankan jejak sejarahnya, JPO Sudirman diarahkan menjadi salah satu penanda visual baru di Kota Pekanbaru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....