Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Lima Lokasi
- 13 Apr 2026 11:00 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus menggencarkan upaya pengendalian inflasi dengan memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah, operasi pasar murah kembali digelar di sejumlah wilayah.
Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindagkop UKM Riau, Tetty Nurdianti, menyampaikan bahwa kegiatan pasar murah pada pekan ini akan berlangsung di lima titik yang tersebar di tiga kabupaten/kota.
“Pelaksanaan tetap selama lima hari dalam sepekan. Bedanya, jika sebelumnya hanya terpusat di satu kabupaten dan Kota Pekanbaru, kali ini diperluas ke tiga kabupaten,” ujarnya Senin 13 April 2026.
Adapun lokasi pelaksanaan dimulai pada Senin 13 April di Halaman Kantor Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak. Selanjutnya, Selasa 14 April digelar di Halaman Kantor Lurah Pebatuan, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru.
Kegiatan berlanjut pada Rabu 15 April di Halaman Kantor Desa Tarai Bangun, Kecamatan Kampar. Kemudian Kamis 16 April dilaksanakan di Halaman Ramayana, Kabupaten Pelalawan. Sementara pada Jumat 17 April, pasar murah kembali hadir di Kota Pekanbaru, tepatnya di Halaman Kantor Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya.
Tetty menjelaskan, operasi pasar murah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar.
“Kami ingin memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga, distribusi lancar, dan harga stabil sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dengan lebih terjangkau,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat yang ingin berbelanja untuk datang sesuai jadwal dan tetap tertib selama antrean.
“Pasar murah dimulai pukul 08.30 WIB. Kami harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib serta membawa kantong belanja sendiri guna mengurangi penggunaan plastik,” ungkapnya.
Dalam kegiatan ini, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga terjangkau, seperti beras SPHP Rp60 ribu per 5 kilogram, beras premium kemasan 10 kilogram Rp165 ribu, serta kemasan 5 kilogram Rp83 ribu. Selain itu, minyak goreng, garam, dan tepung juga tersedia dengan harga subsidi, sementara komoditas seperti cabai, bawang, dan telur menyesuaikan harga pasar.
Melalui langkah ini, Pemprov Riau berharap daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah fluktuasi harga pangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....