Pemko Pekanbaru Dukung Pesantren untuk Perkuat Pendidikan Islam
- 13 Apr 2026 10:24 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru menyatakan dukungan atas dimulakannya pembangunan Pondok Pesantren Dar Aswaja atau Dar Ahlussunah Waljama'ah di Kota Pekanbaru. Kehadiran pesantren tersebut dipandang sebagai langkah positif dalam memperluas akses pendidikan agama Islam bagi masyarakat, khususnya untuk pembinaan generasi muda di wilayah ibu kota Provinsi Riau.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan pemerintah daerah menyambut baik hadirnya cabang pesantren yang sebelumnya telah berkembang di Kabupaten Rokan Hilir. Menurutnya, keberadaan Ponpes Dar Aswaja di Pekanbaru diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam bidang pendidikan keagamaan.
“Saya berharap prosesnya berjalan lancar dan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam pembinaan pendidikan agama Islam,” ujarnya, Sabtu 11 April 2026.
Ia menilai, kehadiran pesantren tersebut juga dapat menjadi salah satu pilihan pendidikan bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak yang belum tertampung di sekolah negeri saat pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru. Menurut Markarius, lokasi pesantren yang berada di kawasan pinggiran kota juga dinilai strategis karena mudah dijangkau dari permukiman warga.
“Ke depan, kami berharap pesantren ini dapat menampung anak-anak yang tidak diterima di sekolah negeri. Lokasinya yang berada di pinggiran kota tentu akan memudahkan akses dari perumahan warga,” katanya.
Sementara itu, Pimpinan Ponpes Dar Aswaja, Usman Saufi, menjelaskan bahwa pencanangan pembangunan pesantren sudah dimulai pada tahun ini dengan dukungan dari tokoh masyarakat serta ulama setempat. Untuk tahap awal, kegiatan pendidikan dan pembinaan sementara dipusatkan di masjid yang telah tersedia di area tersebut sambil menunggu pembangunan fisik pesantren selesai.
“Kami mulai dengan kegiatan kajian keagamaan untuk berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Seluruh aktivitas sementara dipusatkan di masjid sambil pembangunan berjalan,” jelasnya.
Usman menambahkan, pembangunan ponpes ditargetkan mulai berjalan tahun ini. Apabila proses pembangunan belum rampung sepenuhnya, operasional penuh pesantren akan dilanjutkan pada tahun berikutnya. Ia berharap pesantren tersebut nantinya dapat menjadi pusat pendidikan Islam yang memberi manfaat luas bagi masyarakat Pekanbaru dan sekitarnya.
Pembangunan Ponpes Dar Aswaja berdiri di atas lahan wakaf seluas kurang lebih setengah hektare yang diberikan oleh mantan Sekdaprov Riau, Zaini Ismail. Lahan itu diharapkan menjadi amal jariyah yang terus memberi manfaat berkelanjutan, terutama dalam mendukung penguatan pendidikan agama Islam di Kota Pekanbaru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....