Densus 88 Edukasi Pelajar di Pekanbaru, Perkuat Sekolah Damai Bebas Radikalisme
- 06 Apr 2026 14:47 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru – Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Riau dari Densus 88 Antiteror Polri menggelar sosialisasi bertema Sekolah Damai Tanpa Paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) di SMKN 3 Pekanbaru, Senin 6 April 2026. Kegiatan ini diikuti sekitar 1.000 siswa sebagai bagian dari upaya pencegahan penyebaran paham ekstrem di lingkungan pendidikan.
Sosialisasi yang berlangsung di Kota Pekanbaru tersebut turut dihadiri tim Satgaswil Riau, jajaran guru, serta pihak sekolah. Sebanyak 61 guru dan pelajar terlibat langsung dalam sesi pemaparan materi yang berlangsung aktif dan interaktif.
Dalam kegiatan tersebut, tim Satgaswil Riau yang diwakili oleh Bestian Adha memberikan edukasi terkait bahaya penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme yang kini dinilai semakin menyasar generasi muda. Para siswa juga diingatkan untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, game online, serta berbagai konten digital yang kerap dimanfaatkan sebagai sarana penyebaran paham menyimpang.
Tidak hanya penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Para siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan dan mampu merefleksikan materi yang disampaikan narasumber. Interaksi ini menjadi salah satu indikator meningkatnya kesadaran pelajar terhadap pentingnya menjaga lingkungan yang aman dan inklusif.
Melalui kolaborasi antara aparat keamanan dan dunia pendidikan, program ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman generasi muda mengenai bahaya paham IRET. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan sikap toleransi, memperkuat wawasan kebangsaan, serta membangun karakter pelajar yang berprestasi dan berintegritas.
Satgaswil Riau menegaskan, upaya pencegahan sejak dini menjadi kunci dalam menangkal penyebaran paham radikal di kalangan pelajar. Dengan edukasi berkelanjutan, diharapkan para siswa mampu melakukan deteksi dini terhadap potensi penyebaran paham IRET, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat, demi menjaga perdamaian dan keutuhan bangsa.
"Diharapkan siswa dapat melakukan deteksi dini terhadap potensi penyebaran paham IRET, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat untuk menjaga perdamaian dan keutuhan bangsa," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....