Komisi III DPRD Riau Soroti Kinerja BUMD yang Tidak Sehat
- 03 Apr 2026 17:20 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Komisi III DPRD Provinsi Riau mengungkapkan bahwa sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada di bawah naungan Pemerintah Provinsi Riau dinilai tidak sehat dan tidak memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Meskipun sudah beroperasi selama puluhan tahun, beberapa BUMD bahkan belum mampu mengembalikan modal awal, apalagi memberikan keuntungan.
"Evaluasi yang kami lakukan menunjukkan kenyataan pahit. BUMD kita ini, meskipun sudah beroperasi bertahun-tahun, belum bisa mengembalikan modal yang diinvestasikan. Bahkan, belum bisa memberikan keuntungan apa pun kepada pemerintah," ujar Edi Basri, Jumat 3 April 2026.
Menurutnya, kegagalan ini menggambarkan bahwa pembangunan BUMD di Riau masih belum berjalan dengan baik. Berdasarkan penilaian internal, salah seorang manajer yang telah berpengalaman selama 18 tahun dan telah berganti direktur beberapa kali mengakui adanya ketidakseriusan dan kurangnya konsistensi dalam pengelolaan BUMD.
Dari tiga BUMD yang dikelola oleh SPR, hanya SPR Langgak yang masih aktif dalam menjalankan bisnis. Perusahaan ini bekerja sama dengan KCL dan memproduksi sekitar 400-500 barel per hari.
"Dari kerja sama tersebut, 35 persen bagi hasil untuk kontraktor (SPR Langga dengan KCL). Hasilnya bisa mencapai Rp250-300 juta per hari dari total Rp400-500 juta per hari. Namun, masih banyak persoalan keuangan yang belum bisa diatasi. Seharusnya ini sudah bisa memberikan kontribusi terhadap PAD kita," jelas Edi.
Sementara itu, dua perusahaan lainnya, yakni Strada dan Bina Lestari, bahkan tidak menjalankan aktivitas usaha dan dalam kondisi pailit. Begitu pula dengan Lestari yang kini tidak beroperasi.
"Ini menjadi masalah besar dalam upaya kita untuk menata BUMD yang seharusnya dapat memberikan kontribusi nyata terhadap PAD," tambah Edi Basri.
Politisi dari Partai Gerindra ini berharap bahwa melalui evaluasi ini, pengelolaan BUMD ke depan bisa lebih baik dan memberikan kontribusi optimal bagi kemakmuran daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....