Pertamina Tegaskan Belum Ada Pengumuman Resmi Tentang Kenaikan BBM

  • 01 Apr 2026 08:24 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Informasi mengenai dugaan kenaikan harga BBM non subsidi yang beredar di berbagai grup WhatsApp menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat, terutama di Pekanbaru. Pesan tersebut menyebar luas dan memicu kekhawatiran karena memuat angka kenaikan yang cukup signifikan.

Dalam informasi yang beredar, disebutkan bahwa harga Pertamax akan naik dari Rp12.300 menjadi Rp17.850 per liter. Selain itu, Pertamax Turbo juga dikabarkan mengalami kenaikan dari Rp13.100 menjadi Rp19.450 per liter.

Tak hanya itu, Dexlite disebut-sebut mengalami lonjakan harga paling tinggi, yakni dari Rp14.200 menjadi Rp23.650 per liter. Angka-angka tersebut dinilai cukup drastis dan berpotensi berdampak besar terhadap pengeluaran masyarakat.

Kabar ini kemudian memicu kekhawatiran luas, terutama bagi masyarakat yang bergantung pada kendaraan untuk aktivitas sehari-hari. Jika kenaikan tersebut benar terjadi, beban ekonomi diperkirakan akan semakin meningkat.

Di sisi lain, masyarakat berharap adanya penjelasan resmi dari pihak terkait agar informasi yang beredar tidak menimbulkan kebingungan. Kejelasan dianggap penting untuk meredam keresahan akibat kabar yang belum terverifikasi.

Menanggapi hal tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak dapat dipastikan kebenarannya.

“Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari Pertamina terkait perubahan harga BBM per 1 April 2026,” ujarnya 31 Maret 2026.

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk mengakses informasi dari saluran resmi, seperti situs pertamina.com, serta tetap bijak dalam menggunakan energi dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....