Pemko Pekanbaru Tangani 22 Kasus Stunting
- 31 Mar 2026 21:04 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memperkuat upaya penanganan stunting, khususnya di wilayah Kecamatan Sukajadi. Saat ini, tercatat sebanyak 22 anak mengalami stunting dan tengah mendapatkan penanganan secara bertahap.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyampaikan bahwa seluruh anak yang terdata saat ini telah masuk dalam program intervensi.
“Di Kecamatan Sukajadi terdapat 22 anak yang mengalami stunting dan saat ini semuanya sudah dalam penanganan,” ujarnya, Senin 30 Maret 2026.
Ia menegaskan bahwa penanganan stunting tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Oleh karena itu, intervensi gizi dilakukan secara berkelanjutan hingga kondisi anak-anak tersebut mengalami perbaikan.
“Kami terus melakukan intervensi secara bertahap karena penanganan stunting membutuhkan waktu. Ini tidak bisa instan, harus dilakukan secara konsisten,” jelasnya.
Selain itu, Markarius juga meminta peran aktif camat dan lurah untuk memberikan perhatian khusus terhadap anak-anak yang mengalami stunting di wilayah masing-masing. Ia juga mendorong keterlibatan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Kami minta camat dan lurah aktif memantau, serta mengajak pihak swasta untuk ikut berkontribusi melalui program CSR dalam penanganan stunting,” ungkapnya.
Sejumlah pihak telah turut ambil bagian dalam upaya ini, di antaranya Angkasa Pura dan Yayasan Baitul Maal BRILiaN (YBM BRILiaN) yang telah menyalurkan bantuan kepada anak-anak terdampak.
Pemerintah Kota Pekanbaru juga memperkuat program “orang tua asuh” atau “bapak asuh” bagi anak penderita stunting. Melalui program ini, diharapkan anak-anak dapat memperoleh asupan gizi secara rutin hingga kondisi stunting dapat diatasi.
“Kami berharap melalui program orang tua asuh ini, penanganan bisa lebih optimal dan anak-anak dapat tumbuh sehat ke depannya,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....