Pemadaman Karhutla Riau Diperkuat, Puluhan Sortie Dikerahkan
- 31 Mar 2026 12:47 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus mengintensifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah. Berbagai upaya dilakukan secara masif, termasuk pengerahan armada udara untuk mempercepat proses pemadaman.
Kabid Kedaruratan BPBD dan Damkar Riau, Jim Gafur, mengatakan operasi penanganan dilakukan secara terpadu guna mencegah kebakaran meluas.
“Penanganan terus dilakukan secara terpadu, baik melalui darat maupun udara, untuk memastikan api dapat segera dipadamkan,” ujarnya, Selasa 31 Maret 2026.
Dalam operasi udara, dua unit helikopter patroli dikerahkan, masing-masing milik BNPB dan Kementerian Kehutanan. Helikopter BNPB telah melakukan 18 sortie, sementara helikopter Kementerian Kehutanan mencatat 6 sortie pemantauan.
Selain patroli, satu unit helikopter water bombing milik BNPB juga turut beroperasi dengan total 11 sortie dan 545 kali pengeboman air, menyiramkan sekitar 2,45 juta liter air ke titik-titik api yang sulit dijangkau.
Upaya modifikasi cuaca (OMC) juga dilakukan menggunakan pesawat khusus dengan total empat kali sortie, menyemai sekitar 4.000 kilogram garam (NaCl) untuk memicu hujan buatan di wilayah terdampak.
Berdasarkan data terbaru, terdeteksi sebanyak 21 titik api yang tersebar di berbagai daerah. Di Kabupaten Pelalawan, tiga titik api masih aktif dan mengeluarkan asap tebal, sehingga pemadaman terus difokuskan di wilayah tersebut.
Sementara itu di Kota Dumai, sebagian besar titik api berhasil dipadamkan, meski masih terdapat beberapa lokasi yang dalam tahap pendinginan.
Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Indragiri Hulu dan Kabupaten Indragiri Hilir, di mana sejumlah titik api telah berhasil dikendalikan dan kini memasuki proses pendinginan oleh tim di lapangan.
Adapun wilayah Kabupaten Bengkalis menjadi daerah dengan jumlah titik api terbanyak. Sejumlah lokasi masih dilaporkan memiliki api aktif disertai asap tebal, sehingga penanganan dilakukan secara intensif, termasuk dengan penyekatan menggunakan alat berat.
“Petugas gabungan di lapangan masih terus melakukan pemadaman agar api tidak meluas,” kata Jim.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak dan optimalisasi sarana udara, diharapkan penanganan karhutla di Riau dapat segera terkendali serta meminimalisir dampak yang ditimbulkan bagi lingkungan dan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....