Festival Lomang Ayo Onam Resmi Dibuka

  • 27 Mar 2026 13:46 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Kampar - Bupati Kampar, Ahmad Yuzar bersama Kajari Kampar, Dwianto Prihartono membuka Festival Lomang Ayo Onam dengan memukul oguong sebagai tanda peresmian. Kegiatan ini digelar di Desa Pulau Lawas, Kecamatan Bangkinang, pada Jumat pagi 27 Maret 2026. Festival ini merupakan bagian dari tradisi Ayo Onam atau Hari Raya Ziarah Kubur yang telah lama menjadi ciri khas masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menjelaskan bahwa tradisi memasak lomang atau lemang merupakan warisan turun-temurun yang dilakukan masyarakat menjelang Idul Fitri, Hari Raya Enam, dan Idul Adha. Selain festival ini, rangkaian kegiatan juga akan dimeriahkan dengan pacu sampan yang akan berlangsung di Tepian Jembatan Waterfront City Pulau Lawas dalam beberapa hari ke depan.

Ia mengatakan, “Hari ini kita melaksanakan lomba memasak lemang sebagai bagian dari tradisi turun-temurun yang bertepatan dengan menjelang Hari Raya Enam. Beberapa hari setelah ini, kita juga akan menggelar pacu sampan yang difasilitasi oleh Dinas Pariwisata Kebudayaan serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga.”

Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga dan melestarikan kearifan lokal agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. Menurutnya, kegiatan ini juga dapat menjadi peluang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Ia menambahkan, “Mari kita manfaatkan momen ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan banyaknya pengunjung, tentu akan meningkatkan kebutuhan akan makanan, minuman, dan akomodasi, sehingga bisa menjadi peluang bagi pengembangan ekonomi kreatif.”

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kampar, Afdal, menyampaikan bahwa Festival Lomang Ayo Onam 2026 merupakan penyelenggaraan yang kedua, setelah pertama kali digelar pada tahun 2025. Kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis seni budaya dan kearifan lokal.

Ia menjelaskan, “Festival ini kami namakan Festival Lomang Hari Raya Enam yang kedua. Penetapan Pulau Lawas sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada kuatnya tradisi memasak lomang yang masih terus dilestarikan masyarakat setempat dan telah menjadi identitas kuliner khas Kabupaten Kampar setiap bulan Syawal.”

Festival ini berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama, lemang yang telah dimasak dibagikan secara gratis kepada pengunjung pada sore hari. Sementara pada hari kedua, akan digelar tradisi Makan Bajambau setelah perayaan Hari Raya Enam.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satu warga, Nur Jannah, berharap festival ini terus berkembang dan semakin dikenal luas.

Ia mengatakan, “Terima kasih kepada Bupati, semoga acara ini semakin besar dan dikenal luas, bahkan hingga ke mancanegara, sehingga dapat mengangkat tradisi lomang dan Ayo Onam.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....