Karhutla Masih Ancam Riau jelang Lebaran 2026

  • 18 Mar 2026 12:00 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriyah atau Lebaran 2026, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih menjadi ancaman serius di Provinsi Riau. Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, terdapat enam daerah yang saat ini masih mengalami Karhutla, meski beberapa di antaranya sudah memasuki tahap pendinginan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Damkar Riau, Jim Gafur, menjelaskan kondisi Karhutla di sejumlah kabupaten. Di Kabupaten Bengkalis, misalnya, api masih menyala di Desa Teluk Lecah, Kecamatan Rupat, dan Desa Tasik Serai Timur, Kecamatan Pinggir, yang tengah dilakukan pemadaman. Sementara di Kabupaten Indragiri Hilir, titik api di Desa Bekawan Dalam, Parit Hidayat, Kecamatan Mandah, telah padam dan sedang dilakukan pendinginan.

“Kemudian di Kabupaten Kampar, Karhutla terjadi di Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang. Kabupaten Pelalawan terjadi di Desa Pangkalan Terap Kecamatan Teluk Meranti. Kota Dumai terjadi di Kelurahan Teluk Makmur dan Mundam Kecamatan Medang Kampai. Di Rokan Hilir, Karhutla terjadi di Kepenghuluan Rantau Bais Kecamatan Tanah Putih. Titik api masih ada, dilakukan pemadaman dan penyekatan supaya tidak meluas,” kata Jim Gafur, Rabu 18 Maret 2026.

Sejak awal tahun, total sudah tercatat 11 kabupaten/kota di Riau terdampak Karhutla dengan total luasan 1.375,49 hektare. Rinciannya: Kabupaten Pelalawan 683,50 Ha, Bengkalis 324,01 Ha, Indragiri Hilir 104,75 Ha, Siak 81,29 Ha, Kampar 59,15 Ha, Kota Dumai 48,62 Ha, Pekanbaru 33,62 Ha, Rokan Hilir 14 Ha, Kepulauan Meranti 13,40 Ha, Indragiri Hulu 8,40 Ha, dan Kuantan Singingi 4,75 Ha.

Selain itu, terdapat 2.535 hotspot atau titik panas dengan 226 titik api aktif yang menjadi fokus pemadaman petugas. BPBD Riau terus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang Lebaran, agar Karhutla tidak meluas dan membahayakan warga serta lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....