Pemkab Siak Bayarkan THR ASN Penuh dari APBD
- 17 Mar 2026 10:15 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Siak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak memastikan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tuntas 100 persen menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Menariknya, seluruh pembayaran tersebut tidak bergantung pada dana transfer pusat, melainkan sepenuhnya bersumber dari kemampuan keuangan daerah melalui APBD.
Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar, mengungkapkan pencairan THR dilakukan di tengah tekanan fiskal yang cukup berat, terutama akibat penurunan dana transfer dari pemerintah pusat pada tahun 2026.
“Meski kondisi keuangan cukup menantang, kami tetap berkomitmen memenuhi hak ASN. THR gaji dibayarkan 100 persen dan TPP dengan penyesuaian 50 persen, seluruhnya dari APBD tanpa menambah utang daerah,” ujarnya, Senin 16 Maret 2026.
Ia menjelaskan, total anggaran yang digelontorkan sepanjang Maret 2026 mencapai hampir Rp100 miliar. Dana tersebut tidak hanya mencakup THR ASN, tetapi juga berbagai kewajiban lainnya seperti gaji bulanan, honorarium non-PNS, hingga insentif bagi tenaga pendukung di lingkungan pemerintah daerah.
“Total sekitar Rp99,67 miliar sudah kami keluarkan. Ini termasuk THR PNS, P3K, honor non-ASN, hingga insentif bagi tenaga harian lepas. Semua dibayarkan tepat waktu sebelum libur Lebaran,” ungkapnya.
Rincian anggaran tersebut antara lain mencakup pembayaran THR gaji PNS, P3K penuh waktu dan paruh waktu, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), serta gaji tenaga honorer di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Selain itu, bantuan sosial seperti santunan untuk anak yatim, lansia, dan penyandang disabilitas juga turut disalurkan.
Mahadar menambahkan, sebagian besar OPD bahkan telah lebih dulu menyelesaikan kewajiban pembayaran sejak pekan sebelumnya, termasuk Dinas Pendidikan yang menjadi salah satu instansi dengan jumlah pegawai terbesar.
“Beberapa OPD sudah menuntaskan pembayaran lebih awal. Bahkan gaji tenaga honorer non-database juga sudah dibayarkan hingga bulan Maret,” katanya.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga mengalokasikan sisa kas untuk mendukung program sosial lainnya, seperti bantuan biaya hidup bagi penerima beasiswa serta insentif bagi buruh harian lepas di seluruh OPD.
Dengan perputaran dana yang mencapai hampir Rp100 miliar, Pemkab Siak berharap kebijakan ini dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
“Peredaran uang ini diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi lokal, terutama menjelang Lebaran,” kata Mahadar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....