Bandara SSK II Pekanbaru Siagakan Posko Terpadu
- 14 Mar 2026 19:18 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Manajemen Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru resmi mengoperasikan Posko Terpadu Angkutan Lebaran 1447 H mulai Jumat 13 Maret 2026. Fasilitas yang dipusatkan di area selasar terminal ini berfungsi sebagai jantung koordinasi antarinstansi guna menjamin kelancaran arus mudik udara tahun ini.
Posko ini dijadwalkan bersiaga selama 18 hari penuh, terhitung sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026. Langkah strategis PT Angkasa Pura Indonesia ini bertujuan mempererat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan bandara dalam mengawal lonjakan drastis jumlah pelancong dan frekuensi jadwal penerbangan selama musim lebaran.
General Manager Bandara SSK II, Achmad, menjelaskan keberadaan posko sangat krusial untuk memantau setiap detail operasional di lapangan.
"Keberadaan posko terpadu menjadi pusat koordinasi lintas instansi untuk memastikan seluruh aspek operasional bandara berjalan optimal, mulai dari keamanan, keselamatan hingga pelayanan kepada penumpang," ungkap Achmad pada Jumat 13 Maret 2026.
Ia menambahkan pengaktifan posko ini diharapkan menjadi kunci dalam memitigasi kepadatan arus penumpang, sehingga mobilitas masyarakat tetap terjaga dalam kondisi yang kondusif.
"Pengoperasian posko ini diharapkan mampu mengantisipasi peningkatan pergerakan penumpang dan aktivitas penerbangan selama periode mudik Lebaran, sehingga para pengguna jasa bandara dapat merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar," tuturnya.
Achmad menjamin seluruh sarana pendukung, baik di area airside maupun landside, telah melalui pemeriksaan ketat dan siap beroperasi penuh. Kesiapan ini turut didukung oleh sinergi solid dari TNI, Polri, Basarnas, AirNav, BMKG, hingga Balai Kekarantinaan Kesehatan dan pihak maskapai. Melalui kesiapan terpadu ini, Bandara SSK II berkomitmen menghadirkan pengalaman mudik yang selamat dan berkesan bagi seluruh masyarakat.
Dengan segala persiapan yang telah dimatangkan, Bandara SSK II kini siap menjadi gerbang utama yang handal bagi para perantau yang merindukan kampung halaman. Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu meminimalisir kendala teknis, sehingga tradisi mudik tahun ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberikan rasa aman bagi setiap jemaah perjalanan udara di Bumi Lancang Kuning.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....