Bupati Siak Pastikan THR ASN Dibayar Penuh Tahun Ini

  • 13 Mar 2026 11:05 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Siak - Bupati Siak, Afni Zulkifli menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak.

Penegasan tersebut disampaikan Afni saat memberikan arahan dalam pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Siak. Ia memastikan pembayaran THR tahun ini akan diberikan secara penuh melalui APBD Kabupaten Siak.

“THR ASN tetap kita bayarkan 100 persen dari APBD Kabupaten Siak,” ungkapnya, Kamis 12 Maret 2026.

Meski demikian, Afni menjelaskan bahwa untuk Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) pembayarannya akan disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Hal tersebut dilakukan mengingat adanya kebijakan efisiensi anggaran serta berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat.

“Kalau TPP dibayar sesuai kemampuan atau kekuatan APBD Siak. Di tengah efisiensi dan berkurangnya transfer daerah, TPP tentu harus menyesuaikan kondisi keuangan daerah,” katanya.

Menurutnya, TPP merupakan bentuk penghargaan terhadap kinerja pegawai. Karena itu, ia mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan kinerja agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.

“Kalau ingin TPP penuh, mari bekerjalah dengan giat dan sungguh-sungguh. TPP itu penghargaan atas kinerja,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Afni juga menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja aparatur. Pergantian jabatan maupun perubahan Surat Keputusan (SK) dinilai sebagai hal yang wajar dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi pemerintahan.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati berkomitmen untuk tidak menambah utang baru bagi Kabupaten Siak. Pemerintah daerah saat ini lebih memprioritaskan penyelesaian kewajiban yang telah ada, termasuk pembayaran kepada para kontraktor yang telah menyelesaikan pekerjaan pembangunan.

“Kami bersama Wakil Bupati berikhtiar tidak menambah utang. Fokus kita saat ini adalah membayar kewajiban yang ada,” katanya.

Afni mengakui masih ada sejumlah kontraktor yang menyampaikan keluhan terkait pembayaran pekerjaan yang belum terselesaikan. Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya mencari solusi agar kewajiban tersebut dapat diselesaikan secara bertahap.

“Kasihan kontraktor kita. Mereka sudah bekerja dan mengeluh, bahkan ada yang datang langsung ke kantor,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa APBD Kabupaten Siak saat ini digunakan untuk membiayai ribuan pegawai di lingkungan pemerintah daerah, baik ASN, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), maupun tenaga kontrak.

Karena itu, Afni berharap seluruh aparatur pemerintah dapat memahami kondisi keuangan daerah serta tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“APBD ini juga untuk membiayai ribuan pegawai di Kabupaten Siak. Karena itu kita harus mengelola anggaran dengan hati-hati agar pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....