DPRD Pekanbaru: Kesiapan Transportasi Mudik Idulfitri Harus Diperhatikan

  • 11 Mar 2026 09:00 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Menjelang arus mudik Idulfitri 1447 H/2026 M, keselamatan transportasi menjadi perhatian utama bagi Pemerintah Kota Pekanbaru. Persiapan yang matang dan kesiapan armada transportasi umum sangat penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan selama perjalanan mudik.

Hal ini disoroti oleh berbagai pihak, mengingat sebagian besar masyarakat mengandalkan transportasi umum, seperti bus dan kapal, untuk perjalanan mudik, baik melalui jalur darat maupun laut.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Rois, mengingatkan seluruh pihak untuk memperhatikan aspek keselamatan transportasi dalam rangka mempersiapkan arus mudik Idulfitri 1447 H/2026 M. Menurutnya, persiapan yang matang harus dilakukan sejak jauh-jauh hari untuk mengurangi potensi kecelakaan selama perjalanan mudik.

Rois menyatakan tidak semua warga memiliki kendaraan pribadi, sehingga transportasi umum menjadi pilihan utama bagi mereka yang akan mudik. Untuk perjalanan darat, bus tetap menjadi moda transportasi favorit, sementara warga yang menuju daerah kepulauan lebih memilih kapal sebagai sarana transportasi.

Karena itu, ia menekankan bahwa kesiapan armada dan kelayakan operasional transportasi umum perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pihak terkait.

"Salah satu hal yang perlu kita sepakati bersama adalah bahwa faktor keselamatan dan keamanan adalah hal yang tidak bisa dikompromikan. Oleh karena itu, kelayakan kendaraan harus menjadi prioritas utama," kata Rois, Selasa 10 Maret 2026.

Rois memberikan contoh, untuk angkutan bus, ada beberapa aspek teknis yang harus dipastikan memenuhi standar, seperti kondisi ban yang sesuai dengan jarak tempuh serta sistem pengereman yang berfungsi dengan baik.

“Sering kali kita mendengar kasus rem blong, baik di tanjakan maupun turunan. Hal tersebut tidak boleh terjadi. Semua kendaraan harus memenuhi standar kelayakan yang ditetapkan,” tambahnya.

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga meminta agar Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap kendaraan yang akan beroperasi selama arus mudik. Setiap armada pengangkut penumpang, lanjut Rois, harus menjalani pemeriksaan menyeluruh sebelum digunakan.

"Upaya untuk meminimalisir kemungkinan insiden harus dimaksimalkan. Jika ada kejadian di luar kendali, itu sudah menjadi takdir, namun apa yang bisa kita lakukan untuk menghindari hal-hal buruk harus dilakukan dengan maksimal. Pastikan kendaraan dicek sebelum berangkat," tegasnya.

Lebih lanjut, Rois juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap kapasitas angkutan penumpang. Ia menegaskan bahwa jumlah penumpang dalam kendaraan tidak boleh melebihi kapasitas yang telah ditentukan karena hal ini berpotensi membahayakan keselamatan.

"Jika kapasitas bus adalah 40 orang, jangan diisi lebih dari itu. Begitu juga dengan barang angkutan, karena bisa mempengaruhi ketahanan ban dan komponen kendaraan lainnya," jelasnya.

Rois juga menambahkan hal yang sama berlaku untuk transportasi laut. Kapal yang mengangkut penumpang melebihi kapasitas bisa sangat berisiko, terutama jika cuaca buruk dan gelombang tinggi mengancam keselamatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....