Pemko Pekanbaru Terus Gencar Penanggulangan Stunting
- 10 Mar 2026 08:46 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Kota Pekanbaru terus memperkuat upaya penanggulangan stunting, yaitu gangguan pertumbuhan pada anak. Intervensi gizi yang dilakukan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak-anak yang terindikasi stunting, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menegaskan bahwa penanganan stunting akan terus dilanjutkan. Ia menjelaskan bahwa penanggulangan masalah ini memerlukan proses yang panjang dan kolaborasi semua pihak.
“Penyuluhan dan intervensi gizi ini akan terus kami lakukan. Kami minta camat dan lurah untuk memberi perhatian khusus kepada anak-anak yang mengalami stunting di wilayah mereka,” ujar Markarius Anwar pada Senin 9 Maret 2026.
Menurutnya, pengentasan stunting memerlukan kerjasama dari berbagai pihak. Pemerintah Kota Pekanbaru juga menggandeng sektor swasta untuk mendukung pemenuhan gizi anak-anak yang terindikasi stunting. Camat dan lurah diminta untuk berkolaborasi dengan pengusaha setempat agar program corporate social responsibility (CSR) mereka dapat diarahkan untuk penanggulangan stunting.
“Contohnya, beberapa waktu lalu Angkasa Pura dan BRI memberikan sumbangan untuk penanganan stunting. Kami bisa mengarahkan bantuan ini ke program bapak asuh, supaya anak-anak stunting mendapatkan gizi yang diperlukan secara teratur,” lanjutnya.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, sebelumnya telah menargetkan kota ini untuk bebas dari stunting dalam waktu dekat. Komitmen ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan yang dicapai Pemerintah Kota Pekanbaru pada tahun 2025, dengan penanganan lebih dari 3.000 kasus stunting melalui berbagai program intervensi gizi yang terintegrasi.
Meskipun Kota Pekanbaru menghadapi tantangan fiskal, Agung Nugroho menegaskan bahwa penurunan angka stunting tetap menjadi prioritas utama. Ia juga mengungkapkan bahwa pencapaian tahun lalu memberikan landasan kuat untuk mengurangi lebih banyak kasus stunting di masa mendatang.
Untuk mewujudkan hal ini, Wali Kota menekankan pentingnya kerjasama dengan sektor swasta, mengingat kondisi keuangan daerah yang tengah mengalami tekanan. Berdasarkan data terbaru, transfer dana dari pemerintah pusat ke Pemko Pekanbaru mengalami pengurangan yang signifikan, mencapai Rp400 miliar tahun ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....