Kasus PHMS di Riau Mengalami Penurunan di Bulan Februari 2026

  • 04 Mar 2026 21:22 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau mencatat Kasus Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) pada Februari 2026 menunjukkan tren penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Namun untuk penyakit Jembrana, tetap menjadi perhatian karena adanya potensi peningkatan kasus.

Kepala Dinas PKH Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, mengatakan sepanjang Februari 2026 tercatat 203 kasus PHMS dari 22 kejadian yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan total kumulatif hingga akhir Februari yang mencapai 648 kasus dari 62 kejadian, dengan mayoritas kasus terjadi pada Januari, artinya, kontribusi Februari sekitar 31 persen dari total kumulatif tersebut.

“Tren ini menunjukkan adanya penurunan intensitas kasus dibandingkan Januari. Artinya, upaya pengendalian yang dilakukan di lapangan mulai menunjukkan hasil,” ujar Mimi, Rabu 4 Maret 2026.

Mimi menjelaskan pada Februari, ada dua jenis penyakit mendominasi laporan kasus, yakni Jembrana dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Dengan rincian Jembrana, tercatat 102 kasus dari 6 kejadian, dengan konsentrasi tertinggi di Kabupaten Indragiri Hulu dan Rokan Hulu, dan PMK mencapai 101 kasus dari 16 kejadian yang tersebar di Indragiri Hulu, Siak, Rokan Hulu, serta Kota Dumai.

Mimi menuturkan dibandingkan Januari, angka PMK pada Februari mengalami penurunan, yang dinilai sebagai hasil dari langkah pengendalian seperti vaksinasi, pembatasan lalu lintas ternak, serta penguatan biosekuriti di peternakan. Meski tren PMK membaik, perhatian khusus tetap diarahkan pada Jembrana.

“Namun untuk Jembrana, kami masih memberikan perhatian khusus, terutama di Indragiri Hulu dan Rokan Hulu, agar tidak terjadi peningkatan kasus pada bulan berikutnya,” kata Mimi.

Adapun penyakit strategis lainnya seperti Rabies, LSD, Antraks, Brucellosis, ASF, CSF, AI, dan SE, sepanjang Februari 2026 tidak dilaporkan terjadi di Provinsi Riau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....