Inflasi Inhil Capai 7,32 Persen

  • 03 Mar 2026 00:06 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Tembilahan - Asisten II Setda Kabupaten Indragiri Hilir, Dwi Budianto, didampingi Kepala BPS Indragiri Hilir, memaparkan perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) Tembilahan Februari 2026, Senin 2 Maret 2026.

Ia menyampaikan, inflasi year on year (y-on-y) Februari 2026 tercatat sebesar 7,32 persen dengan IHK 113,24. Sementara inflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,94 persen dan year to date (y-to-d) 0,70 persen.

“Inflasi terjadi akibat kenaikan harga di sejumlah kelompok pengeluaran, terutama perumahan dan utilitas, makanan dan minuman, serta perawatan pribadi,” ujarnya.

Kelompok yang mengalami kenaikan tertinggi yakni perawatan pribadi dan jasa lainnya 28,12 persen, disusul perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 17,49 persen, serta makanan, minuman dan tembakau 6,68 persen. Sementara kelompok kesehatan mengalami deflasi 0,36 persen.

Komoditas yang dominan mendorong inflasi antara lain emas perhiasan, tarif listrik, daging ayam ras, cabai merah, beras, serta kendaraan bermotor.

Dibandingkan Februari 2025 dan 2024, angka inflasi tahun ini lebih tinggi. Pemerintah daerah menyatakan akan terus memantau harga dan menjaga ketersediaan pasokan guna mengendalikan inflasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....