BI Perkuat Sinergi Ekonomi Syariah
- 02 Mar 2026 11:45 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Bertempat di Pondok Pesantren Baitul Qur’an, Rumbai, Pekanbaru, Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Komite Daerah Ekonomi dan keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Riau, Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Riau, serta berbagai stakeholders terkait lainnya telah melaksanakan Kick Off Riau Sharia Week (RSW) 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal rangkaian Riau Sharia Week 2026 sebagai bagian dari pre-event menuju Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026.
Kegiatan Riau Sharia Week 2026 telah dibuka secara resmi bersamaan dengan pembukaan kegiatan TANJAK (Try Out Akbar Menuju Kampus yang Kamu Impikan) 2026 pada Kamis 26 Februari 2026 di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Pekanbaru oleh Gubernur Provinsi Riau, S.F. Hariyanto. Selanjutnya bertempat di Pondok Pesantren Baitul Qur’an pelaksanaan Kick Off Riau Sharia Week 2026 dihadiri oleh Kepala Perwakilan BI Riau, Panji Achmad, Plt. Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura, Ronny Bowo Laksono. Deputi Kepala OJK Provinsi Riau, Elvira Azwan, serta para undangan lainnya yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, lembaga keuangan syariah, industri halal, serta akademisi.
Bank Indonesia secara konsisten memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sebagai salah satu pilar strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
”Ekonomi syariah tidak hanya mencerminkan karakteristik sosial masyarakat di Indonesia, namun juga menjadi sumber pertumbuhan baru yang mampu mendorong aktivitas ekonomi yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan prinsip pembiayaan yang erat dengan sektor riil, serta menjunjung nilai keadilan dan stabilitas, ekosistem syariah berperan penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah, memperluas inklusi keuangan, serta meningkatkan daya saing industri baik di tingkat nasional maupun global,” kata Kepala Perwakilan BI Riau, Panji Achmad, Senin 3 Maret 2026.
Sejalan dengan itu, Plt. Kepala Dinas DPTPH Prov. Riau, Ronny Bowo Laksono juga menyampaikan Riau dengan segala potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, serta dukungan kelembagaan yang ada, memiliki peluang besar untuk mendorong perkembangan ekonomi syariah secara lebih pesat.
"Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antar seluruh pemangku kepentingan agar ekonomi syariah tidak hanya berkembang sebagai konsep, tetapi juga terimplementasi secara nyata dalam aktivitas ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Riau Sharia Week 2026 mengusung tema ”SENAPELAN – Sinergi Akselerasi Ekonomi Syariah untuk Penguatan Halal-Lifestyle yang Berkelanjutan”, sebagai komitmen bersama dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang produktif, inklusif, dan berdaya saing di Provinsi Riau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....