Petani Inhil Merasa Tertekan, Harga Kelapa Anjlok hingga Rp2.700 per Kg
- 02 Mar 2026 09:35 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Harga kelapa bulat di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengalami penurunan signifikan. Saat ini, harga kelapa di tingkat petani hanya berada di kisaran Rp2.700 hingga Rp2.900 per kilogram, penurunan harga ini menyebabkan banyak petani merasa tertekan karena pendapatan yang diperoleh tidak sebanding dengan biaya produksi yang terus meningkat.
Sebelumnya, pada awal Januari 2026, harga kelapa di Inhil masih berada di kisaran Rp4.500 hingga Rp4.700 per kilogram. Namun, seiring berjalannya waktu, harga mulai turun drastis, mencapai Rp3.700 hingga Rp3.800 per kilogram pada pertengahan bulan Januari. Penurunan ini terus berlanjut hingga bulan Februari dan kini harga kelapa bahkan berada di bawah Rp3.000 per kilogram.
Hamdan, salah seorang petani kelapa di Kecamatan Mandah, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi ini. "Sekarang harga kelapa hanya sekitar Rp2.900 per kilogram. Sementara biaya panen, upah pekerja, dan biaya angkut terus meningkat. Seringkali hasil jualan hanya cukup untuk membayar upah pekerja saja," keluhnya saat ditemui pada Minggu 1 Maret 2026.
Menurut Hamdan, pada saat harga kelapa masih berada di atas Rp4.000 per kilogram, petani masih bisa menyisihkan sebagian hasil untuk kebutuhan rumah tangga dan perawatan kebun. Namun, dengan harga yang semakin turun, banyak petani terpaksa menunda kegiatan pemupukan dan perawatan kebun karena terbatasnya dana.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh petani lainnya. Mereka berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius untuk mengatasi masalah ini, baik dengan cara menstabilkan harga, membuka akses pasar baru, atau mendorong hilirisasi produk kelapa agar dapat meningkatkan nilai jual komoditas tersebut.
Sebagai daerah dengan luas perkebunan kelapa terbesar di Indonesia, fluktuasi harga kelapa sangat berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat Inhil. Petani berharap harga kelapa dapat segera membaik agar kesejahteraan mereka tidak semakin terpuruk.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....