BNPB Lanjutkan OMC, 15 ton Garam Disemai

  • 27 Feb 2026 22:00 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih menggencarkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Riau sebagai langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hingga kini, total 15 ton garam telah ditebar melalui penyemaian awan di sejumlah titik strategis.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Riau Jim Gafur menyebutkan, OMC difokuskan pada wilayah pesisir yang rawan karhutla. Beberapa daerah yang telah menjadi lokasi penyemaian antara lain Kabupaten Bengkalis, Siak, Indragiri Hilir, serta Kota Dumai.

“Operasi masih berjalan. Total 15 ton garam sudah disemai, terutama di kawasan pesisir,” ujarnya Jumat 27 Februari 2026.

Di sisi lain, laporan karhutla menunjukkan masih ada titik api di tiga daerah, yakni Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, dan Siak. Namun, seluruhnya kini dalam tahap pendinginan.

Di Dumai, kebakaran terjadi di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai dan Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur. Petugas gabungan masih berjibaku memastikan tidak ada bara tersisa yang berpotensi memicu api kembali.

Sementara di Bengkalis, karhutla terpantau di Desa Sukarjo Mesim, Kecamatan Rupat. Sedangkan di Siak, kebakaran terjadi di Kecamatan Kandis. Kedua wilayah tersebut juga dilaporkan dalam proses pendinginan.

Adapun kebakaran lahan di Kabupaten Kampar dipastikan telah padam sepenuhnya. Upaya terpadu melalui OMC dan penanganan darat diharapkan mampu menekan risiko karhutla di Riau, khususnya memasuki periode cuaca kering.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....