Pemprov Riau Bentuk Pansel Seleksi Direksi BUMD

  • 24 Feb 2026 21:27 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau menuntaskan pembentukan panitia seleksi (pansel) untuk menjaring calon direksi di empat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Langkah ini menjadi bagian dari strategi pembenahan manajemen perusahaan daerah agar lebih profesional dan berkontribusi optimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Riau, Sri Irianto, menyampaikan bahwa proses seleksi segera memasuki tahapan awal. Dalam waktu dekat, pengumuman seleksi administrasi akan dibuka untuk menjaring kandidat yang memenuhi persyaratan.

“Insyaallah pekan depan sudah mulai diumumkan seleksi administrasi,” ujarnya, Selasa 24 Februari 2026.

Empat BUMD yang akan menjalani asesmen direksi tersebut yakni PT Sarana Pembangunan Riau, PT Riau Petroleum, PT Permodalan Ekonomi Rakyat (PER), dan PT Jamkrida Riau. Keempatnya dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan dan penguatan ekonomi daerah.

Susunan pansel di masing-masing BUMD telah ditetapkan. Untuk PT Sarana Pembangunan Riau, tim dipimpin M. Job Kurniawan dengan anggota Saiman Pakpahan dan Ahmad Ismail. Di PT Riau Petroleum, Yan Dharmadi dipercaya sebagai ketua, didampingi Sarifa Faradinna dan Ahmad Ismail.

Sementara itu, di PT Permodalan Ekonomi Rakyat, posisi ketua diemban Indra dengan anggota Saiman Pakpahan dan Aspadiar. Adapun di PT Jamkrida Riau, M. Job Kurniawan kembali dipercaya sebagai ketua bersama Irving Kahar dan Syafriadi sebagai anggota.

Sri Irianto menegaskan, komposisi pansel yang melibatkan pejabat eselon II serta unsur akademisi dirancang untuk menjaga objektivitas dan transparansi proses seleksi. Pemerintah berharap, figur yang terpilih nantinya memiliki kompetensi manajerial, integritas, serta visi bisnis yang kuat.

Dengan segera dimulainya tahapan administrasi, publik menanti hasil seleksi yang diharapkan mampu menghadirkan direksi profesional dan mendorong BUMD Riau tampil lebih kompetitif sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....