Sambut Ramadan 1447 H, Masjid se-Riau Gelar Gerakan Bersih Masjid
- 18 Feb 2026 11:46 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Dalam rangka menyongsong bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Kantor Urusan Agama (KUA) di seluruh kecamatan Provinsi Riau melaksanakan Gerakan Bersama Bersih Masjid. Program ini menargetkan sedikitnya satu desa atau kelurahan di setiap kecamatan sebagai titik pelaksanaan kegiatan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, menyampaikan apresiasi kepada aparatur sipil negara Kementerian Agama di tingkat kecamatan beserta masyarakat yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Ia menilai keterlibatan bersama ini mencerminkan kepedulian terhadap kebersihan serta kenyamanan tempat ibadah menjelang Ramadan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh kepala KUA, penghulu, penyuluh, pegawai, serta masyarakat dan jemaah masjid yang telah berpartisipasi. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah,” ujar Muliardi pada Selasa 17 Februari 2026.
Ia menegaskan bahwa gerakan bersih masjid tidak sekadar bersifat simbolis, melainkan bagian dari implementasi program nasional Kementerian Agama yang berorientasi pada dampak langsung bagi masyarakat.
“Program ini dilaksanakan serentak sebagai bagian dari kebijakan nasional Kementerian Agama yang memberikan manfaat langsung bagi umat. Dengan kondisi masjid yang bersih dan tertata, masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih nyaman,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Riau, Muhammad Fakhri, menyebutkan bahwa gerakan tersebut melibatkan 1.867 masjid yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Para ASN bersama masyarakat turun langsung melakukan pembersihan, mulai dari menyapu dan mengepel lantai, merapikan area ibadah, hingga membersihkan tempat wudu serta fasilitas pendukung lainnya.
“Total ada 1.867 masjid di 12 kabupaten dan kota yang mengikuti gerakan bersih-bersih ini. Kami meminta setiap kepala KUA mengoordinasikan pelaksanaan di wilayahnya dengan ketentuan minimal satu masjid di setiap desa atau kelurahan ikut terlibat,” ujar Fakhri.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat semangat kebersamaan dan nilai gotong royong di tengah masyarakat, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan merupakan bagian penting dari ajaran agama.
Pelaksanaan gerakan tersebut dikoordinasikan langsung oleh kepala KUA kecamatan dengan melibatkan penghulu, penyuluh agama, pegawai KUA, pengurus masjid, serta jemaah setempat. Sejak pagi hari, suasana gotong royong terlihat di berbagai daerah ketika masyarakat bersama-sama membersihkan area dalam maupun luar masjid sebagai persiapan menyambut Ramadan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....