Orasi Lingkungan, Pemuda Jadi Agen Perubahan

  • 16 Feb 2026 12:30 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru – Polda Riau menuntaskan rangkaian Ekshibisi Lomba Orasi Green Policing 2026 dengan menggelar agenda puncak di Mal SKA Pekanbaru, Minggu 15 Februari 2026 malam. Kegiatan ini menjadi penutup dari seluruh tahapan kompetisi yang telah berlangsung sejak Januari lalu

Mengusung tema “Aksi Pemuda untuk Lingkungan Bersih, Aman, dan Berkelanjutan”, ajang ini menjadi ruang ekspresi sekaligus sarana edukasi bagi pelajar dan mahasiswa. Para peserta menyampaikan gagasan kritis serta solusi inovatif atas berbagai persoalan lingkungan hidup.

Kompetisi dibuka pada 14 Januari 2026 dan ditutup pada 3 Februari 2026, dengan tahap penilaian berlangsung 3 hingga 6 Februari 2026. Sebanyak 102 peserta dari 11 provinsi, terdiri atas pelajar SMA dan mahasiswa, ambil bagian dalam ajang tersebut.

Lomba ini tidak sekadar adu retorika di atas panggung. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah pembentukan kesadaran ekologis generasi muda melalui kekuatan narasi dan argumentasi.

Pada Kategori Pelajar Riau, Juara I diraih Andhini Nirmala Putri dari SMAN 2 Tebing Tinggi dan Juara II Bayu Saputra dari SMAN 1 Pangkalan Kuras. Juara III diberikan kepada Faeyza Putra Yelfindra dari SMAN 1 Pangkalan Kerinci, Hafid Maulidin dari SMAN 2 Rambah Hilir, serta Muhammad Rafhi dari SMAN 10 Pekanbaru.

Untuk Kategori Pelajar Luar Riau, Juara I diraih Afghan Thoriq Muhammad Dilla Hamdan dari MAN 22 Jakarta dan Juara II Dahliatus Salsabillah dari MAN 7 Jombang. Juara III diraih Juliando Samloy dari SMAS Kristen Dian Halmahera, Mardiana dari SMAN 1 Merangin, serta Viola Aurora dari SMAN 1 Aceh Barat Daya.

Pada Kategori Mahasiswa, Juara I diraih Edi Sahputra dari Universitas Terbuka dan Juara II M. Alwi Zikri dari Universitas Riau. Juara III diberikan kepada Meysah Ibrahim Nasution dari Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia, Nadia Gayatri dari Institut Agama Islam Lukman Edy Pekanbaru, serta Zikra Tiara Bintang dari Universitas Islam Riau.

Sementara itu, Juara Favorit kategori pelajar Riau diraih Shaina Syaftari Putri dari SMAN 1 Sabak Auh dan kategori pelajar luar Riau diraih Mardiana dari SMAN 1 Merangin. Pada kategori mahasiswa, gelar Juara Favorit diraih M. Alwi Zikri dari Universitas Riau.

Kapolda Riau, Herry Heryawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pemenang dalam sambutannya. Ia berharap gagasan yang disampaikan tidak berhenti sebagai wacana, melainkan menjadi gerakan nyata yang dimulai dari generasi muda sebagai agen perubahan menuju Riau yang lebih hijau dan berkelanjutan.

“Ide dan gagasan melalui narasi yang mendorong solusi bagi hubungan manusia dan lingkungan. Kesederhanaan dapat dimulai dari konsistensi menyuarakan kepedulian terhadap alam dan membangun kebiasaan berbuat baik secara berkelanjutan,” kata Kapolda.

Herry menjelaskan program Green Policing lahir dari kegelisahan atas kondisi lingkungan di Provinsi Riau. Berdasarkan hasil survei, dalam 10 tahun terakhir luas hutan di Riau menyusut dari 5,7 juta hektare menjadi 1,7 juta hektare atau terdegradasi sekitar 75 persen akibat kebakaran hutan dan deforestasi.

Ia menilai, selama hampir dua dekade persoalan kebakaran hutan lebih banyak ditangani pada tahap hilir, yakni pemadaman. Padahal, pendekatan hulu melalui pencegahan dan pelestarian jauh lebih menentukan keberlanjutan ekosistem.

“Belum banyak yang berbicara menjaga alam dan hutan secara sistematis. Kita harus bergerak dari hulu, melakukan penanaman pohon dan menjaga kelestarian. Jika itu dilakukan 20 tahun lalu, pohon yang ditanam sudah memberi kontribusi besar hari ini,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau, Zahwani Pandra Arsyad, menyampaikan partisipasi dari 11 provinsi menunjukkan tingginya kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan. Ia menegaskan jumlah peserta ekshibisi lomba orasi Green Policing 2026 mencapai 102 orang yang terdiri atas mahasiswa dan pelajar SMA dari berbagai daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....