Wamentan Dorong Riau Swasembada Pangan
- 09 Feb 2026 21:48 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Kampar – Ketahanan pangan menjadi salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto yang tertuang dalam Asta Cita. Untuk mewujudkan hal tersebut, setiap daerah didorong agar mampu menjadi lumbung pangan atau mencapai swasembada pangan guna menjamin ketersediaan pangan di tengah ancaman bencana yang bisa terjadi kapan saja.
Hal itu disampaikan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Sudaryono, saat melakukan panen raya di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Senin 9 Februari 2026.
Menurut Sudaryono, daerah yang telah mencapai swasembada pangan akan memiliki ketahanan yang lebih kuat dalam menghadapi berbagai situasi darurat.
“Setiap daerah harus mampu menjadi lumbung pangan atau daerah swasembada pangan. Kita tidak pernah tahu kapan bencana akan terjadi. Jika daerah sudah swasembada, maka ketersediaan pangannya akan aman,” ujar Sudaryono.
Wamentan menegaskan, Kementerian Pertanian hadir untuk mendukung upaya swasembada pangan daerah dengan membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi petani, mulai dari keterbatasan alat pertanian hingga akses irigasi.
“Untuk mendukung swasembada pangan daerah, kami hadir menyelesaikan berbagai persoalan, seperti keterbatasan alat dan akses irigasi,” katanya.
| Baca juga: DPKH Riau Evaluasi Distribusi Jagung SPHP |
Lebih lanjut, Sudaryono berharap Provinsi Riau yang selama ini dikenal unggul di sektor perkebunan dapat mulai merambah sektor pangan agar kebutuhan pangan daerah dapat terpenuhi secara mandiri.
“Riau punya potensi besar. Selama ini unggul di sektor perkebunan, ke depan kami berharap Riau juga mengembangkan sektor pangan agar kebutuhan pangan daerah dapat terpenuhi,” ucapnya.
Sudaryono menambahkan, ke depan Provinsi Riau diharapkan tidak hanya bergantung pada sektor perkebunan semata, tetapi juga mampu membangun sektor pertanian pangan yang kuat.
“Harapan kita, Riau tidak hanya unggul di perkebunan, tetapi juga di pertanian pangan, sehingga menjadi daerah swasembada pangan dan tidak lagi bergantung pada daerah lain,” tutup Sudaryono.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....