Pemko Pekanbaru Terapkan Baju Adat Melayu Setiap Kamis
- 05 Feb 2026 08:47 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan bahwa pemerintah kota Pekanbaru akan melanjutkan kebijakan pemakaian baju adat Melayu di lingkungan Pemko setiap hari Kamis. Kebijakan ini bertujuan untuk melestarikan budaya lokal dan memperkuat identitas daerah.
"Dan tidak hanya nanti di Pemko, tapi di rumah sakit, di mal-mal, sekarang sudah mulai mencontoh itu," ujar Agung, Kamis 5 Februari 2026.
Selain itu, Agung juga mengungkapkan bahwa penerapan baju adat Melayu tidak hanya akan terbatas di Pemko, tetapi juga di rumah sakit, mal-mal, dan tempat publik lainnya. Hal ini sebagai upaya untuk mengedukasi masyarakat agar semakin mencintai dan melestarikan budaya Melayu.
Sementara itu, Dina Fatmawati, seorang warga Pekanbaru, memberikan pandangannya terkait kebijakan tersebut. Menurutnya, penerapan baju adat di lingkungan kerja adalah langkah positif dalam melestarikan budaya dan memperkuat identitas daerah.
"Menurut saya kebijakan ini merupakan upaya yang positif dalam melestarikan budaya dan memperkuat identitas daerah. Penerapan baju adat di dalam lingkungan kerja itu dapat menjadi simbol penghargaan terhadap nilai-nilai budaya lokal," kata Dina.
Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan masyarakat Pekanbaru semakin menghargai dan mencintai budaya Melayu, serta menjadikan budaya tersebut sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....