Ancaman Abrasi Kepulauan Meranti Jadi Perhatian GARI
- 03 Feb 2026 12:16 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Meranti - Inisiatif lingkungan Green for Riau Initiative kembali menyoroti kondisi kritis wilayah pesisir Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Kepulauan Meranti, yang terancam oleh abrasi, banjir rob, dan kenaikan permukaan air laut. Ancaman tersebut dinilai semakin nyata dan berpotensi menghilangkan wilayah pulau jika tidak segera diikuti dengan langkah penyelamatan yang berkelanjutan.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, Datuk Afrizal, menyampaikan kondisi lingkungan di Kepulauan Meranti saat ini berada pada tahap mengkhawatirkan.
“Pulau Meranti, Kepulauan Meranti akan hilang dan tidak sampai 50 tahun lagi, andainya upaya penyelamatan ini tidak dilakukan,” ujar Afrizal, Senin 2 Februari 2026.
Sementara itu, Founder Green Radio Line, Sari Indriati, menjelaskan bahwa Green for Riau Initiative hadir dengan pendekatan berbasis komunitas sebagai strategi utama dalam menghadapi krisis lingkungan.
“Kami mengambil mitra kerja sama dari sisi program, seperti kelompok masyarakat, komunitas adat, dan komunitas pemuda di kampung,” ujar Sari.
Melalui Green for Riau Initiation, para penggagas berharap kesadaran kolektif dan aksi nyata dapat tumbuh dari masyarakat lokal untuk menghadapi krisis lingkungan daerah pesisir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....