Pasca Ambruk, Cagar Budaya Tangsi Belanda Ditutup Sementara
- 02 Feb 2026 08:50 WIB
- Pekanbaru
RI.CO.ID, Siak – Cagar Budaya Tangsi Belanda ditutup sementara pasca tragedi ambruknya lantai dua objek wisata Tangsi Belanda, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Sabtu 31 Januari 2026.
Bupati Siak Afni Zulkifli menyampaikan keprihatinannya terhadap anak-anak korban ambruknya lantai dua objek wisata Tangsi Belanda dan menutup sementara seluruh cagar budaya ataupun museum yang memiliki bangunan dua lantai di Kabupaten Siak.
"Saya sangat prihatin dengan kondisi anak-anak kita yang sedang kunjungan belajar ke Cagar Budaya Tangsi Belanda, menjadi korban. Untuk sementara seluruh lokasi wisata cagar budaya dan museum yang memiliki lantai dua kita tutup. Karena usianya juga sudah 1 hingga 2 abad," ujar Bupati Siak Afni, Sabtu 1 Februari 2026.
Bupati Siak Afni Zulkifli juga sudah menemui seluruh korban di Rumah Sakit Tengku Rafi'an dan juga meninjau lokasi peristiwa.
"Saya langsung melihat anak-anak di Rumah Sakit Tengku Rafi'an, didapati 10 siswa yang dilakukan perawatan, 6 siswa sudah dipulangkan dan 1 siswa harus dirujuk lanjutan ke rumah sakit di Pekanbaru," katanya.
Untuk proses lebih lanjut, dikatakan Afni, pihaknya juga telah berkomunikasi dengan Anggota DPR RI Karmila Sari. Yang seterusnya ditindaklanjuti Kementerian Kebudayaan RI.
"Ibu Karmila Sari juga langsung mengirimkan foto kejadian kepada Menteri Kebudayaan bapak Fadli Zon agar memberi atensi dan melihat langsung kondisi cagar budaya dan Museum Nasional Asserayah El Hasyimiah serta Balai Kerapatan yang memerlukan perhatian dari kita semua," tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....