Lantai Dua Tangsi Belanda Runtuh, 17 Orang Luka-luka
- 31 Jan 2026 20:43 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Siak- Lantai dua Bangunan Cagar Budaya Tangsi Belanda di Jalan Pemuda, Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, runtuh pada Sabtu 31 Januari 2026 pagi sekitar pukul 09.45 WIB. Peristiwa tersebut terjadi saat bangunan bersejarah itu dikunjungi rombongan studi tour sekolah dasar.
Akibat runtuhnya lantai bangunan, sebanyak 17 orang mengalami luka-luka, terdiri dari 15 siswa-siswi SD IT Baitul Ridho Kampung Rawang Kao, satu orang guru, dan satu orang pemandu wisata. Seluruh korban merupakan bagian dari rombongan wisata edukasi yang sedang berada di lantai dua bangunan.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, menjelaskan, sebelum kejadian rombongan yang berjumlah 55 murid dan 12 guru tiba di lokasi sekitar pukul 08.49 WIB. Mereka kemudian berkeliling kawasan Tangsi Belanda dengan didampingi pemandu setempat, termasuk naik ke lantai dua bangunan.
“Saat rombongan berada di salah satu ruangan lantai dua, lantai kayu yang sudah tua dan lapuk tiba-tiba tidak mampu menahan beban. Lantai tersebut runtuh sehingga sejumlah pengunjung terjatuh ke lantai dasar dengan ketinggian sekitar empat meter,” ujar Kapolres.
Sebanyak 10 korban langsung dilarikan ke RSUD Siak untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan. Sementara tujuh korban lainnya menjalani perawatan di Puskesmas Mempura dengan kondisi luka ringan.
“Kami sudah mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi. Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata korban serta saksi, dan berkoordinasi dengan instansi terkait,” kata Kapolres.
Kapolres Siak bersama Wakapolres dan pejabat utama Polres Siak turut meninjau kondisi korban di RSUD Siak. Selain itu, pengecekan langsung ke lokasi runtuhnya bangunan dilakukan bersama Bupati Siak dan unsur Forkopimda.
“Tim akan melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti runtuhnya lantai bangunan tersebut. Bangunan Tangsi Belanda untuk sementara ditutup hingga dilakukan pemeriksaan teknis dan perbaikan demi keselamatan pengunjung,” ujarnya.
Peristiwa runtuhnya bangunan bersejarah ini menjadi perhatian serius, mengingat Tangsi Belanda merupakan objek wisata edukasi yang kerap dikunjungi pelajar dan masyarakat umum. Pihak kepolisian mengimbau pengunjung agar lebih berhati-hati saat berada di bangunan tua dan mematuhi ketentuan keselamatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....