BULOG Riau dan Mitra Komit Wujudkan Swasembada Pangan
- 29 Jan 2026 15:58 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Perum BULOG Riau dan Kepulauan Riau mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) pengadaan gabah/beras dan jagung, Kamis 29 Januari 2026 di aula Bulog Riau Kepri. Rakor dirangkaian dengan penandatanganan komitmen bersama untuk merealisasasikan target yang ditetapkan yaitu swasembada pangan di Provinsi Riau.
Rakor diikuti Panglima Kodam XIX Tuanku Tambusai yang diwakili oleh Asisten Teritorial Kodam XIX Tuanku Tambusai, Victor Andhyka Cokro, Kepala Polda Riau yang diwakili oleh Kepala Biro SDM Polda Riau, Kombespol Poy Jackson Situmorang, Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Riau dan Kepri, Dani Satrio dan Plt Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau, Roni B Leksono serta Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Provinsi Riau, Agus Wahyana Anggara serta para jajaran dari kabupaten kota se Provinsi Riau.
Dani Satrio mengatakan penandatanganan itu merupakan komtmen semua pihak untuk mewujudkan swasembada pangan di Riau. Apalagi tahun ini target sudah dinaikkan dari tahun lalu oleh pemerintah.
"Hari ini kita patut bersyukur ya, terima kasih karena tahun kemarin kolaborasi kita bersama TNI, Polri dan teman-teman dari Dinas Pertanian di Provinsi Riau kita berhasil mencapai target, bahkan melebihinya. Ini apresiasi sebesar-besarnya dari jajaran Polda, jajaran Kodam dan sampai ke teman-teman yang ada di Babinsa maupun Babinkampitmas yang telah mendukung kami, PPL yang sudah mendukung segala upaya kita di lapangan. Besar harapan karena tahun ini target naik, kita merapatkan barisan lagi untuk mencapai target," ucapnya.
Dikatakan, melalui program tersebut, maka petani akan dilindungi dan harga di tingkat petani tidak jatuh.
"Baik harga gabah itu harus di Rp6.500, kemudian jagung, jagung juga akan kita beli di gudang Rp6.400. Jadi harapannya kita kembali bisa mengulang sukses di tahun kemarin dan tambah besar lagi di tahun ini. Dengan demikian, stok kita di gudang otomatis bisa dimanfaatkan untuk stabilisasi tingkat konsumen. Jadi, bisa digunakan nanti untuk berasnya, untuk SPHP, untuk bantuan pangan, dan kemudian untuk jagung bisa untuk SPHP jagung juga di tingkat yang membutuhkan di peternak," urianya.
| Baca juga: DPKH Riau Evaluasi Distribusi Jagung SPHP |
Sementara itu, Kombespol Boy Jackson Situmorang menyatakan dukungan dari TNI Polri untuk merealisasikan target swasembada pangan di Riau, sebagaimana dicanangkan Presiden RI.
"Kami dari Polda, siap mendukung terhadap program asta cita Presiden swasembada pangan di 2026. Memang kita ketahui bersama di 2026 ini akan ada terjadi peningkatan target ya. Tapi kita optimis melalui langkah-langkah kerja kolaboratif, langkah-langkah kerja bersama, langkah-langkah kerja gotong royong yang kita wujudkan baru saja melalui peranatangan MoU, kesepakatan ke beberapa pihak, saya yakin ini bisa kita lakukan secara cepat, langkah-langkah akseleratif yang kita lakukan dan kita coba nanti akan menginventarisir dimana sumbatan-sumbatan ataupun kendala-kendalanya untuk bisa kita intervensi segera," katanya.
Roni B Leksono menyambut baik Rakor dan penandatanganan komitmen bersama tersebut. Sebab, langkah itu untuk memastikan melindungi petani dari tengkulak. Kemudian memberikan kepastian harga yang sesuai.
| Baca juga: Melayu Berdendang Hidupkan Seni Melayu Riau |
"Saat ini kita sedang meningkatan pangan di Riau. Selain itu juga yang menjadi hal penting adalah bagaimana Bulog bisa memastikan produksi gabah dan jagung kita bisa diserap. Karena ini akan sangat membantu dan mendukung pencapaian dan peningkatan kejahatan petani. Jadi sekaligus mengawal agar harga dibeli di tingkat petani sesuai dengan regulasi yang ditetapkan. Kami sekali lagi mengucapkan terima kasih dan berupaya semaksimal mungkin untuk kita tetap bisa meningkatkan kerja-kerja kita di daerah. Khususnya dalam langkah meningkatkan suasana pangan di Riau," ujarnya.
Rakor dan penandatanganan komitmen bersama menjadi forum strategis menyatukan persepsi dan langkah antara BULOG dan mitra dalam menjalankan penugasan pemerintah di bidang pangan khususnya di Provinsi Riau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....