Ditargetkan Sebulan, Polda Riau Siap Bangun 26 Jembatan Desa

  • 27 Jan 2026 17:33 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Polda Riau akan membangun sebanyak 26 jembatan dengan total panjang 700 meter di berbagai wilayah Provinsi Riau. Pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam rangka memperkuat konektivitas dan mempercepat pembangunan daerah.

Wakapolda Riau Brigjen Hengky Hariadi mengatakan bahwa dari total 26 jembatan tersebut, 17 jembatan merupakan pembangunan baru, sementara 9 jembatan lainnya akan direnovasi untuk meningkatkan fungsi dan keamanannya.

“Satgas pembangunan jembatan ini, Polda Riau membentuk tim untuk verifikasi, survey dan assesment jembatan yang sesuai dibutuhkan masyarakat. Di Riau ini, jembatan bukan hanya sebagai penghubung tetapi apabila jembatan ini terputus maka akses ini akan terganggu,” ujar Wakapolda, Selasa, 27 Januari 2026.

Ia menjelaskan, kehadiran jembatan-jembatan tersebut diharapkan dapat membuka keterisolasian wilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, akses pendidikan, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di daerah pedalaman dan perbatasan.

Polda Riau menargetkan proses pembangunan dan renovasi jembatan akan berlangsung selama satu bulan. Adapun personel yang dilibatkan diantaranya 120 personel Brimob Polda Riau dan 80 personel Polres jajaran.

Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa menambahkan, seluruh jembatan tersebut tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Riau. Kabupaten Indragiri Hulu menjadi wilayah dengan jumlah jembatan terbanyak, yakni empat jembatan, terdiri dari dua jembatan baru dan dua renovasi.

“Di Kampar ada dua jembatan, Rokan Hulu dua, Rokan Hilir tiga, Indragiri Hilir dua, Siak dua, Pelalawan dua, Dumai satu, Kuantan Singingi dua, Kepulauan Meranti tiga, Polresta Pekanbaru satu, dan Bengkalis dua. Totalnya 26 jembatan,” jelas Kombes I Ketut.

Sementara itu, Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto menyebut salah satu jembatan paling mendesak berada di Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, dengan panjang mencapai 608 meter. Selama ini, anak-anak sekolah harus menggunakan perahu kecil yang berisiko tinggi terhadap keselamatan.

“Jembatan ini menjadi urat nadi masyarakat dan akses utama anak-anak sekolah. Karena volumenya besar, kami melibatkan personel Polri dan masyarakat setempat secara gotong royong,” ungkap Ino.

Selain jembatan, Polda Riau juga akan melakukan renovasi bangunan SD Negeri 020 di wilayah Indragiri Hilir yang kondisinya memprihatinkan dan hanya memiliki satu akses pendidikan bagi warga sekitar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....