Bank Sampah Menjadi Tabungan Emas Pegadaian

  • 27 Jan 2026 10:53 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Bukit Raya bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) secara resmi membentuk Bank Sampah Sang Surya, sebagai upaya pengelolaan lingkungan sekaligus penguatan literasi keuangan berbasis sekolah Muhammadiyah pada Senin, 26 Januari 2026.

Direktur Bank Sampah Sang Surya, Norra Isnasia Rahayu, menjelaskan bahwa program ini dirancang dengan mekanisme teknis yang terstruktur, khususnya dalam pengambilan sampah di unit-unit pendidikan Muhammadiyah.

“Untuk penjemputan, maksimal dilakukan tiga kali dalam seminggu. Tim Bank Sampah Sang Surya akan berkoordinasi dengan pihak sekolah, dan jika sampah sudah siap dijemput, maka kami akan langsung melakukan pengambilan,” ujar Norra.

Ia menambahkan, Bank Sampah Sang Surya menjalin kemitraan strategis dengan PT Pegadaian dalam pengelolaan hasil sampah yang ditabung oleh sekolah. Melalui kerja sama tersebut, sampah yang terkumpul akan dikonversi menjadi tabungan emas.

Sementara itu, Deputi Bisnis Pegadaian Pekanbaru, Satria Bratawijaya, menyampaikan bahwa tabungan emas Pegadaian saat ini telah berbasis digital dan mudah diakses oleh masyarakat, termasuk institusi pendidikan. 

“Tabungan emas ini menggunakan aplikasi digital bernama Tring. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat sudah bisa mulai menabung emas hanya dengan nominal Rp10.000,” ungkap Satria.

Program Bank Sampah Sang Surya diharapkan menjadi model kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi otonom Muhammadiyah, dan BUMN dalam mendorong ekonomi sirkular, kepedulian lingkungan, serta investasi jangka panjang berbasis edukasi sejak dini di lingkungan sekolah. (Alwis Suryatmaja)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....