Stok Pangan Riau Dipastikan Aman Hingga Lebaran 2026

  • 26 Jan 2026 17:20 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi Riau memastikan ketersediaan bahan pangan pokok di daerah tersebut berada dalam kondisi aman dan mencukupi untuk enam bulan ke depan, termasuk dalam menghadapi meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2026.

Kepastian itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM) Provinsi Riau, M Taufiq OH, usai dilakukan evaluasi terhadap kondisi stok dan distribusi bahan pangan strategis di wilayah Riau.

Ia menyebutkan, beras sebagai komoditas utama konsumsi masyarakat saat ini berada dalam posisi sangat aman. Ketersediaan yang cukup tersebut diyakini mampu menopang lonjakan permintaan pada momentum hari besar keagamaan.

“Berdasarkan pemantauan terakhir, stok beras masih sangat mencukupi. Insya Allah, untuk enam bulan ke depan dalam kondisi aman,” ujar Taufiq, Senin 26 Januari 2026.

Meski demikian, Pemprov Riau tetap memberikan perhatian serius terhadap sejumlah komoditas lain yang cenderung mengalami fluktuasi harga, seperti cabai, bawang, gula, dan minyak goreng. Menurut Taufiq, pergerakan harga komoditas tersebut masih sangat dipengaruhi faktor eksternal, mulai dari kondisi cuaca hingga kelancaran distribusi antarwilayah.

Cabai disebut menjadi komoditas yang paling rawan bergejolak. Hal ini disebabkan Riau bukan daerah sentra produksi, sehingga sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah, seperti Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, hingga Pulau Jawa.

Gangguan pasokan akibat bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera sebelumnya turut berdampak pada ketersediaan cabai di Riau dan memicu kenaikan harga di pasaran.

“Ketika daerah pemasok terganggu, efeknya memang terasa di Riau. Namun saat ini pasokan sudah mulai kembali normal,” ungkapnya.

Ia menambahkan, meskipun distribusi membutuhkan waktu tempuh dua hingga tiga hari, pasokan cabai dan komoditas lainnya masih terus masuk dan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Walaupun distribusinya memakan waktu, alhamdulillah pasokan tetap tersedia,” kata Taufiq.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....